Lagu Jali Jali Berasal Dari Daerah

Lagu Jali Jali Berasal Dari Daerah

Nada Kewedanan Jakarta

Musik Daerah JakartaMembuat Memori, Keunikan , Khasiat , Susuk Penguraian , dan Tokoh Penyanyi Yang Berasal Berpangkal Kewedanan Jakarta Keramaian: M.SatrioRedzki KurniaJoe Nathan C.Eko Budiyono

Sejarah dan KeunikanLagu jali-jali adalah salah satu mal musik dan lagu yang dari dari Betawi, asal usulnya diyakini lahir, dikembangkan oleh kaum China peranakan Jakarta melalui musik tradisional mereka gambang kromong, yang kemudian menjadi musik individual Betawi.

Menerobos permainan biolanya lagu ini dipopulerkan makanya M. Sagi yang merupakan pimpinan orkes kerontjong M. Sagi pada periode 1942, karena kental dengan budaya Betawi lagu jali-jali kemudian menjadi lagu rakyat Betawi. Puas perian nan sederajat, di penggalan pembuka lagu ini dinyanyikan secara silih berganti antara wanita dan maskulin.

Sekitar tahun 1987, lagu ini diaransemen dengan menggunakan perpaduan beberapa zarah nada Betawi, masing-masing gambang kromong, tanjidor, beleganjur ajengan, samrah, dan paduan suara. Aransemen ini ialah Proyek Konservasi Kesenian Tradisional Betawi di bawah Dinas Tamadun DKI, melibatkan Abdullah Iilyas, Suwarsana, Tan De Seng, dll. Dipergelarkan di Taman Ismail Marzuki.

Keunikan Musik bertabiat kudrati, biasanya berupa ejekan ataupun sindiran kepada laki-suami dan dayang secara bergantian Kental n domestik budaya melayu, barat, tionghoa, sunda, dan lain-tidak Ciri khasnya pada bermacam-macam rang instrumen music tiup dari kuningan (terompet, dll.) dan dilengkapi nekara besar Ciri tarianya adalah punuh dengan gerakan-usaha silat.

Fungsi dan PerananLagu daerahadalah lagu atau musik yang berasal dari suatu kawasan tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat area tersebut maupun rakyat lainnya. Bentuk lagu ini sangat sederhana dan menggunakan bahasa provinsi atau bahasa setempat. Lagu daerah banyak nan bertemakan arwah sehari-hari sehingga mudah cak bagi dipahami dan mudah masin lidah intern berjenis-jenis kegiatan rakyat. Lega galibnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui sekali lagi alias noname (NN).Menurut sifat dan keberasalannya lagu distrik dibedakan menjadi dua. Lagu rakyat dan Lagu klasik. Lagu rakyat adalah lagu yang berasal dari rakyat di suatu daerah. Lagu rakyat tersebar secara alami yang disampaikan secara verbal dan turun-temurun. Arketipe lagu rakyat adalah lagu yang dipakai lakukan pernikahan, kematian, berladang, melaut, menenun, dsb.Lagu klasik merupakan lagu yang dikembangkan di pokok-gerendel rezim rakyat lama sama dengan ibikota kerajaan atau kesultanan. Lagu klasik dinilai lebih agung dibandingkan lagu rakyat saat pembawaannya. Ini disebabkan karena lagu klasik punya kepentingan yang bukan, yaitu diterapkan sreg upacara-formalitas kebiasaan kerajaan.Fungsi lagu daerah banyak sekali. Diantaranya..1. Ritual Adat.Di Sumba ibarat pengiring roh intern formalitas Merapu dan musik angklung internal upacara Seren Pandemi (panen gabah) di Sunda.

2. Pengusung tari dan pertunjukanLagu lagu langgam yang dipadu dengan gamelan di jawa dipakai untuk mengiringi pementasan tari Serimpi di jawa tengah. Boleh juga dipakai unuk pertunjukan wayang kulit, kethoprak, ludruk, ketoprak dsb.

3. Wahana BermainContohnya cublak cublak suweng berpokok Jawa Tengah, ampar ampar pisang di Kalimantan Kidul, dan pok ame ame dari Betawi.

4. Sebagai sarana komunikasiPertunjukan musik alias lagu di satu ajang dapat dipakai ki alat komunikasi secara tidak langsung nan ditandakan dengan banyaknya orang yang melihat pertunjukan.

5. Umpama alat angkut peneranganKini lagu intern aneka iklan layanan publik maupun lagu populer dipakai sebagai media penerangan. Contohnya lagu tentang pemilu, imunisasi, kembali lagu bernafaskan agama menjalankan fungsi ini.Contoh lagu lagu area nusantara suntuk banyak sekali. Sesuai daerahnya masing masing, menghafaz Indonesia memiliki banyak kewedanan sehingga banyak kebudayaan yang timbul di setiap-setiap daerah tadi. Menginjak dari Sabang setakat Merauke, pulau Miangas hingga pulau Rote. Berikut beberapa contoh lagu wilayah dari berbagai rupa area di Indonesia.

Motor Penyanyi Betawi

Ismail Marzuki adalah pelecok koteng komponis besar Indonesia yang lahir pada musim 1914 di Kwitang, Jakarta Trik.Namanya waktu ini diabadikan sebagai suatu sendi seni di Jakarta merupakan Taman Ismail Marzuki (TIM) di area Salemba, Jakarta Trik.

Ismail Marzuki nan kian dikenal dengan panggilan Maing ini, memang n kepunyaan darah seni yang terik dicari bandingannya.Sosoknya lagi pretensius.Ia terkenal laksana pemuda yang berkepribadian luhur dan tergolong anak pintar.Ismail sejak muda gemar tampil necis.Bajunya disetrika licin, sepatunya mengkilat dan ia doyan berdasi.Darah seni Ismail berputar dari ayahnya, Marzuki, yang saat itu seorang pegawai di perusahaan Ford Reparatieer TIO. Selongsong Marzuki dikenal gemar memainkan kecapi dan piawai melagukan syair- syair nan bernapaskan Selam.Makara tidak aneh kalau kemudian Ismail sejak kecil sudah tertarik dengan lagu-lagu.Di flat anak bini Marzuki terserah gramofon dan piringan hitam yang pas banyak jumlahnya.Jenis lagunya seorang lampau heterogen, mulai dari keroncong, jali-jali, cokek, sampai gambus.Ismail sekali lagi enggak segan mengeluarkan uang sakunya bagi membeli plat lagu Barat, khususnya Perancis dan Italia.Banyak nantinya karya yang diciptakan Ismail memiliki irama Latin, seperti rumba, tango dan beguine.Ismail memang suntuk menyukai lagu-lagu berirama itu.

Sehabis mengendalikan pendidikan MULO ataupun setingkat SLTP, Ismail kemudian mengikuti panggilan hatinya untuk berkarya n domestik musik.Sehabis luang bekerja di sebuah toko penjual plat, Ismail akhirnya masuk ke perhimpunan orkes Lief Java.Di sini beliau menjadi anak bangsawan mandolin, saksofon dan akordion.Karirnya semakin menyinar setelah Belanda membuat sebuah radio nan diberi stempel Nederlands Indische Radio Omroep Maatshappij (NIROM). Orkes Lief Java, arena Ismail bermain, diberi kesempatan lakukan mengisi pemberitaan irama. Bakat dan jiwa musik Ismail makin berkembang luas.Selain makin banyak menggubah lagu, Ismail pun juga banyak menyanyi, dan suaranya banyak didengar dan dikenal publik melalui NIROM.

Baca Juga :   Alat Musik Organ Berasal Dari

Namun, si ayah, walau lagi menyukai dunia musik, tak begitu setuju dengan karir Ismail di sagur musik.Anda kuatir dengan hipotesis mahajana pada saat itu yang masih memandang abnormal profesi seniman.Sebaliknya, Ismail tidak ki terdorong dengan pengisahan yang dibuat oleh Belanda tersebut.Bahkan setiap naik papan bawah, kamu selalu minta dibelikan bermacam ragam macam radas irama, jenis harmonika, mandolin dsb.Ismail yang memiliki bakat dan akomodasi bermusik yang ki akbar tidak menyia-nyiakan karunia yang ada.Ia pun meluaskan kemampuan musiknya selanjutnya juga dengan menyedang untuk menggubah lagu.Karya pertamanya yang berjudul O Sarinah pun lahir di tahun 1931, ketika usianya 17 musim.Tembang ini bermakna lebih bermula cuma nama koteng wanita, tetapi kembali tanda-tanda bangsa yang ki teraniaya penjajah.Ismail memang memiliki hayat sayang dan munjung pujaan terhadap Watan.Peran sang ayah sangat raksasa dalam mewujudkan kepribadian tersebut. Anda terus menolak agar Ismail tidak kehilangan sensibilitas terhadap vitalitas bangsanya dan berharta berkembang tanpa dikotak-kotakkan oleh golongan kesukuan.

Proses penciptaan nada internal karir Ismail Marzuki dibagi dalam dua periode lautan, ialah plong masa Hindia-Belanda dan periode aneksasi Jepang serta revolusi kemerdekaan.Pada periode pertama, karya Ismail banyak dipengaruhi oleh irama irama yang tenar momen itu, yakni jazz, hawaiia, seriosa/ klasik ringan dan keroncong.Karyanya yang tersohor adalah Keroncong Serenata, Kasim Baba, Bandaneira dan Lenggang Bandung.

PenutupDemikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi trik bahasan internal makalah ini, tentunya masih banyak kekeringan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi nan ada hubungannya dengan judul makalah ini.

Carik banyak berharap para pembaca yang budiman dusi menyerahkan kritik dan saran yang membangun kepada penyalin demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan referat di kesempatan-kesempatan berikutnya. Moga kertas kerja ini bermakna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca nan budiman pada lazimnya.

Lagu Daerah dan Asalnya –

Perkenalan awal lagu daerah di Indonesia tinggal terdahulu untuk dikenalkan kepada masyarakat atau generasi penerus bangsa. Peristiwa ini bisa menggalakkan rasa chauvinisme serta rasa ke Bhineka-an.

Sumber akar – usul Tentang Lagu Kawasan

Lagu kewedanan merupakan sebuah lagu yang berusul dari suatu daerah dan kebanyakan mempunyai tema kehidupan sehari – perian masyarakat setempat.

Pengambilan tema tersebut berniat agar lagu negeri mudah dipahami oleh sidang pendengar dan boleh diterima di bervariasi kegiatan publik.

Selain itu, secara awam lagu daerah Indonesia n kepunyaan lirik nan sesuai dengan bahasa daerahnya per. Misalnya seperti lagu Manuk Dadali yang berasal dari Jawa Barat dan lagu Rasa Sayange yang bersumber semenjak Maluku.

Secara umum, lagu kawasan banyak nan bertema kehidupan sehari – hari sehingga akan mudah dipahami dan mudah dituruti oleh bineka kegiatan awam.

[algolia_carousel]

Pencipta lagu daerah Indonesia umumnya tidak diketahui. Meski begitu juga itu, lagu daerah akan konstan tenar karena sering dinyanyikan oleh awam setempat maupun masyarakat lainnya yang bertempat tinggal diluar distrik sumber akar terciptanya lagu tersebut.

Koleksi Lengkap Lagu Wajib Nasional & Daerah: Tim Redaksi Dida Referensi

Pengertian Lagu Daerah

Menurut Banoe (2011:234), lagu kawasan di Indonesia yakni lagu berpunca kawasan tertentu atau area budaya tertentu, galibnya dinyatakan internal syair atau lirik bahasa area (daerah) tersebut baik lagu rakyat atau lagu – lagu ciptaan baru. Tanah air Indonesia sangat bakir dengan lagu – lagu area. Erat setiap distrik mempunyai lagunya sendiri-sendiri sebagai gambaran kehidupan masyarakat setempat secara umum.

Selanjutnya menurut Ali (2010:75) lagu daerah atau sering disebut dengan lagu rasial, yakni lagu nan dari dari suatu daerah tertentu yang menjadi popular dinyanyikan oleh rakyat wilayah tersebut alias rakyat lainnya. Pada galibnya pembuat lagu daerah ini tidak diketahui alias noname.

Lagu wilayah adalah jenis lagu yang ide penciptaannya berlandaskan atas budaya dan leluri dari suatu daerah tertentu. Di dalam lagu tersebut terkandung suatu makna, pesan lakukan masyarakat serta suasana ataupun situasi mahajana setempat dan bahasa nan digunakan yakni bahasa daerah setempat, Pembicaraan Guru Netra Tutorial Seni (2010:11).

Lagu daerah merupakan keseleo satu wujud karya seni yang menjadi fragmen kebudayaan nan dikenal oleh mahajana, Candra (2012:2)

Malatu (2014:4) mengatakan bahwa lagu daerah adalah lagu nan berasal berasal suatu kewedanan menjadi populer dan banyak dinyanyikan oleh rakyat daerah tersebut ataupun rakyat lainnya. Lagu daerah Indonesia tidak hanya sekedar lantunan irama nan enak cak bagi didengar, tetapi juga memiliki fungsi antara tidak untuk upacara resan, pengarak atraksi, pengiring permainan tradisional dan media komunikasi.

Kemudian yang dikatakan Setyobudi, dkk (2007:47), biarpun ada lagu-lagu khusus nan aturannya tegar dan bersifat magis buat formalitas adat dan keagamaan, rata-rata lagu-lagu provinsi dipakai umpama sarana hiburan masyarakat dan dempet dengan wong cilik. Risikonya, lagu-lagu daerah juga pelalah disebut lagu rakyat. Lagu daerah memiliki ciri serta khuluk tersendiri. Bahasa dan gaya nan digunakan sesuai dengan bahasa dan gaya distrik setempat. Lagu daerah biasanya merujuk kepada sebuah lagu yang mempunyai musik singularis sebuah daerah.

Al Ashadi Alimin (2014:32) mengatakan bahwa lagu kewedanan merupakan substansi yang tak terevaluasi harganya, dan lagu daerah memiliki beberapa arti bermakna. Fungsi tersebut misalnya ibarat pemandu upacara adat, pemandu sebuah pertunjukan maupun permainan tradisional dan andai media komunikasi dalam satu pertunjukan merupakan substansi budaya bangsa.

Baca Juga :   Contoh Tumbuhan Yang Dimanfaatkan Manusia Sebagai Bahan Bangunan Adalah

Sehingga, lagu provinsi dapat dikatakan satu wujud karya seni nan berpokok dari negeri setempat yang memiliki nilai kebudayaan dan penciptaannya sendiri merupakan cerminan bermula kehidupan masyarakatnya. Makara, lagu daerah susuk aset budaya yang dimiliki daerah setempat.

Menurut asal dan sifatnya, lagu daerah dibedakan menjadi dua yaitu :

1. Lagu rakyat

Lagu rakyat adalah lagu yang berasal dari rakyat di suatu kawasan. Lagu rakyat tersebut secara umum akan disampaikan berusul oral dan turun-temurun.

Komplet semenjak lagu rakyat ialah lagu yang digunakan untuk kematian, pernikahan, berlayar, berladang, menenun dan lain sebagainya.

2. Lagu klasik

Lagu klasik yaitu lagu yang dikembangkan di pusat – pusat rezim rakyat lama seperti ibukota kerajaan atau kesultanan (Muhyiddin Al-Idrus, 2022)

Fungsi alias Kelebihan Lagu Daerah

Lagu daerah Indonesia mempunyai keistimewaan yang banyak sekali, di antaranya ibarat berikut :

1. Sebagai identitas negara

Setiap negara mempunyai identitas lagu koteng sendiri, karena di Indonesia ada 34 kawasan dengan bermacam-jenis lagu kewedanan

2. Bagaikan lagu pengusung untuk sebuah disko dan pergelaran

Di Jawa Tengah lagu-lagu langgam dipadu dengan gamelan digunakan bikin mengiringi pergelaran tari Serimpi. Selain itu bisa dipakai buat pergelaran wayang patung kulit, ludruk, kethoprak, drama dan enggak sebagainya.

3. Sebagai lagu pengiring kerjakan upacara adat atau tradisi

Formalitas adat masyarakat sama dengan upacara kematian, kelahiran, religiositas, penyembuhan sakit panen dan lain sebagainya. Di daerah Sumba sebagai pengiring roh n domestik upacara Meminta-minta serta musik angklung dalam upacara Seren Taun (panen antah) di Sunda.

4. Ibarat media untuk berkomunikasi

Pertunjukan lagu maupun nada di suatu daerah/ ditempat boleh digunakan sebagai sarana komunikasi. Secara lain langsung ditandai dengan banyaknya orang-sosok yang melihat pertunjukan.

5. Sebagai ki alat buat dolan

Di Jawa Paruh dapat digunakan bakal media bermain seperti cublak – cublak suweng, di Kalimantan Daksina ampar – ampar pisang, dan pok ame ame berpokok Betawi.

6. Laksana alat angkut ekspresi

Bagi para seniman, seni media kerjakan menyingkapkan ekspresi nan ada didalam dirinya, melangkaui lagu mereka pun kuak pikiran, perasaan, gagasan dan cita-citanya tentang diri masyarakat dan dunianya. Serupa itu juga dengan seniman area, mereka akan menyaksikan kondisi dan intensi diri serta umum kemudian dijadikan dalam bentuk lagu. Keadaan ini, mereka bersalin karya-karya yang nantinya dapat dinikmati oleh awam.

7. Seumpama alat angkut hiburan

Lagu diberbagai daerah menjadi media hiburan cak bagi masyarakatnya, lakukan meredam emosi kejenuhan akibat rutinitas sehari-hari. Selain itu, seumpama media rekreasi dan wadah pertemuan.

8. Sebagai sarana mata pencaharian maupun ekonomi

Sebagian para musisi, lagu bukan hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi atau aktualisasi diri. Lagu juga mata air penghasilan. Begitupun dengan musikus kewedanan nan berusaha bersilaju di pasar rekaman daerahnya.

8. Untuk meningkatkan rasa cinta kebudayaan

Selain fungsi diatas, lagu provinsi adalah sistem nilai budaya yang paling abstrak dan minimal tinggi n domestik suku setia bangsa, nan mempunyai aturan masyarakat serta memiliki ruang spektrum yang luas. Biasanya sukar diterangkan secara sensibel dan nyata.

Dengan sifatnya yang luas dan umum serta tidak konkret, maka biji-nilai yang berada privat kalimantang vitalitas setiap individu yang menjadi pemukim awam kebudayaan yang berkepentingan.

Selain itu, sejak berbunga katai sudah dikenalkan dan diresapi dengan kredit budaya yang hidup di dalam umum. Sehingga, konsep-konsep mutakadim tertanam di dalam sukma mereka. Itulah kenapa nilai-nilai budaya dalam kaki bangsa bukan dapat diganti dengan ponten kultur lain apalagi sampai dilupakan.

Pusparagam Terlengkap Lagu Wilayah: Tim Sarana Pusindo

Ciri – Ciri Lagu Daerah

Setiap lagu area Indonesia memiliki ciri – cirinya. Menurut Ali (2010:75) menjelaskan beberapa ciri singularis lagu daerah misal berikut :

  1. Menceritakan akan halnya keadaan lingkungan atau budaya publik setempat yang dahulu dipengaruhi maka dari itu tradisi setempat.
  2. Bersifat tersisa sehingga buat mempelajari lagu provinsi tidak membutuhkan makrifat nada yang pas sungguh-sungguh seperti membaca dan menulis not balok
  3. Jarang diketahui pengarangnya
  4. Mengandung kredit-nilai kehidupan, unsur-unsur kebersamaan sosial, serta keserasian dengan mileu hidup selingkung
  5. Sulit dinyanyikan oleh seseorang yang berasal berpangkal daerah lain, karena kurangnya penguasaan dialek atau bahasa setempat sehingga penghayatan cacat maksimal
  6. Mengandung nilai-kredit roh yang unik dan distingtif

Mengenai ciri – ciri yang enggak lagu daerah di antaranya yaitu :

  1. Pencipta lagu tidak diketahui atau inkognito
  2. Lirik lagu daerah menggunakan bahasa daerah setempat
  3. Lagu daerah umumnya diwariskan alias hasil turun – temurun
  4. Secara masyarakat, lagu kawasan punya beberapa varian yang bisa disesuaikan dengan daerah lainnya privat suatu kesukuan
  5. Lagu provinsi biasanya terdiri dari dua hingga delapan kuplet syair
  6. Mengandung nilai-poin nyawa, anasir-atom kebersamaan social serta keserasian dengan lingkungan vitalitas sekeliling
  7. Mengandung nilai-poin kebudayaan nan istimewa dan khas

Ciri Khas Lagu Provinsi

Menurut Subagyo (2010:5) lagu daerah pula mempunyai beberapa ciri individual, ialah :

1. Terlambat

Lagu distrik kebanyakan bersifat sederhana baik melodi maupun syairnya. Tangga nada yang digunakan kebanyakan tangga musik pentatonis. Tangga nada pentatonis adalah tangga nada nan terdiri atas 5 nada bersusun. Tangga irama pentatonis sebenarnya tidak dapat dituliskan privat notasi mahajana. Saja, notasi pentatonis dapat diterapkan condong jajaran nada yang digunakan musik do-re-misoa-sol-la.

2. Kedaerahaan

Lirik syair lagu daerah sesuai dengan daerah atau dialek setempat nan berperangai lokal karena lagu kawasan tumbuh semenjak budaya daerah setempat. Lagu daerah, syairnya bersifat kedaerahan sehingga artinya hanya dimengerti oleh daerah tersebut.

3. Turun-temurun

Lagu daerah pengajarnya bersifat turun-temurun dari orang tua kepada anaknya ataupun dari nenek kepada cucunya. Lagu negeri tersebut biasanya diciptakan n domestik kondisi tunggul di kawasan tersebut.

4. Rumpil Diketahui Penciptanya

Lagu daerah enggak diketahui penciptanya, tidak termasuk, dan sifatnya bukan semata-indra penglihatan bikin harapan komersial.

Macam – Macam Lagu Distrik Indonesia

Sebagai halnya yang telah dijelaskan bahwa lagu daerah Indonesia sangat banyak. Karena Indonesia seorang mempunyai 34 provinsi nan setiap provinsi terdiri mulai sejak banyak daerah yang berbagai ragam bahasa daerah serta kebudayaannya.

Tidak heran jika Indonesia punya lagu daerah nan sangat berbagai ragam. Berikut ini lagu daerah Indonesia semenjak 34 provinsi :

1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

  • Bungong Jeumpa
  • Piso Surit
  • Ngarai Hutan

2. Provinsi Sumatera Barat

  • Anak Daro
  • Ayam aduan Den Lapeh
  • Barek Solok
  • Dayung Palinggam
  • Badindin
  • Bilang-bilang Sipaku Gelang
  • Ka Perpisahan Tingga
  • Kembanglah Bungo
  • Kampuang Nan Jauh Di Mato
  • Lah Laruik Sanjo
  • Mak Inang
  • Lilin batik Baiko
  • Paku Gelang
  • Gambar Talu
  • Sansaro
  • Seringgit Dua Ketepeng
  • Tak Kanyon – Tahang

3. Kawasan Sumatera Utara

  • Persiapan Ahu
  • Butet
  • Cikala Le Pongpong
  • Dago Inang Sarge
  • Ketabo Leleng Mah Hupaima Ima
  • Madekdek Magambiri
  • Mariam Tomong
  • O’pio
  • Pison Surit
  • Rambadiasay Selamat Masineger
  • Sigulepong
  • Sinanggar Tulo
  • Sing Sing So
  • Sengko – sengko

4. Provinsi Riau

  • Soleram
  • Laksmana Raja di Laut
  • Lancang Kuning
  • Kutang Barendo
  • Ocu Maantau
  • Zapin Pantai Solop

5. Kawasan Kepulauan Riau

  • Segantang Lada
  • Pak Ngah Balek

6. Kawasan Jambi

  • Selendang Mayang
  • Timang Timang Anakku Cerbak
  • Batanghari
  • Dodoi Si Dodoi
  • Injit Injit Semut
  • Pinang Muda

7. Daerah Sumatera Daksina

  • Kebile Bile
  • Dek Sangke
  • Cup Mak Ilang

8. Provinsi Bengkulu

  • Lalan Belek
  • Bengawan Putih
  • Umang – umang

9. Distrik Bangka Belitung

10. Distrik Lampung

  • Anak asuh Tupai
  • Adi – adi Laun Lambar
  • Cangget Agung
  • Tanoh Lado
  • Muloh Tungga
  • Teluk Lampung
  • Penyandangan
  • Bumi Lampung
  • Lipang Lipandang

11. Provinsi DKI Jakarta

  • Kicir – Kicir
  • Jali – Jali
  • Ondel Ondel
  • Keroncong Kemayoran
  • Ayunan Kangkung
  • Kinang Asfar
  • Ronggeng
  • Surilang

12. Provinsi Jawa Barat

  • Manuk Dadali
  • Bajung Luncat
  • Tokecang
  • Warung Pojok
  • Pileuleuyan
  • Sapu Nyere Pegat Simpay
  • Es Lilin
  • Cing Cangkeling
  • Bubuy Wulan
  • Neng Geulis
  • Panon Hideung
  • Halo Halo Bandung
  • Nenun
  • Pepepling
  • Payeum Bandung

13. Negeri Jawa Timur

  • Cublak – cublak Suweng
  • Gai Medalion
  • Kembang Malathe
  • Rek Mari Rek
  • Keraban Sape
  • Tanduk Majeng

14. Provinsi Jawa Tengah

  • Jaranan
  • Gundul Pacul
  • Lir Ilir
  • Jamuran
  • Gambang Suling
  • Bapak Kepayang
  • Gek Kepriye

15. Wilayah Banten

  • Ibu
  • Tong Sarakah
  • Jereh Bu Guru
  • Kayuh Biduk

16. Provinsi Daerah Spesial Yogyakarta

  • Suwe Ora Jamu
  • Sinom
  • Pitik Tukung
  • Te Kate Dipanah

17. Negeri Bali

  • Janger
  • Macepet Cepetan
  • Meyong – Meyong
  • Dewa Ayu
  • Mejangeran
  • Ngusak Asik
  • Puteri Ayu
  • Yang dipertuan Anom

18. Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • Anak asuh Kambing Saya
  • Cucuk bebek Dendang laut
  • Orere
  • O Nina Noi
  • Desaku
  • Lerang Wutun
  • Bolelebo

19. Provinsi Nusa Tenggara Barat

  • Tutu Koda
  • Pai Mura Ramen
  • Orlen – orlen
  • Helel U Ala De Teang
  • Moree
  • Tebe Onana

20. Provinsi Kalimantan Perdua

  • Manasai
  • Kalayar
  • Nuluya
  • Tumpi Wayu
  • Oh Indang Oh Apang
  • Palu Lempong Popi

21. Provinsi Kalimantan Barat

  • Cik Cik Periuk
  • Alon-alon
  • Kapal Belon
  • Aek Kapuas
  • Majid Jami

22. Provinsi Kalimantan Timur

  • Oh Adingkoh
  • Indung – Indung

23. Provinsi Kalimantan Selatan

  • Ampar – Ampar Pisang
  • Saputangan Bapuncu Ampat
  • Paris Barantai

24. Provinsi Kalimantan Utara

  • Tuyang
  • Bebalon
  • Pinang Sendawar

25. Distrik Sulawesi Utara

  • Si Patokaan
  • Ea Mokan
  • Ozon Ina Ni Keke
  • Sitara Tillo
  • Tahanusangkara
  • Gadis Taruna
  • Tan Mahurang

26. Daerah Sulawesi Tengah

  • Kulah-kulah Gugu
  • Tondok Kadadiangku

27. Distrik Sulawesi Barat

28. Provinsi Sulawesi Selatan

  • Anging Mammiri
  • Pakarena
  • Ammac Ciang
  • Anak Kukang
  • Marencong – rencong
  • Ati Raja
  • Ganrang Pakarena

29. Provinsi Sulawesi Tenggara

  • Tana Woilo
  • Peia Tawa Tawa

30. Provinsi Gorontalo

  • Tahuli Li Mama
  • Moholunga
  • Dabu – Dabu
  • Binde Biluhuta

Terlengkap Kumpulan Lagu Terlazim dan Kewarganegaraan: Wildan Bayudi

31. Provinsi Maluku

  • Ayo Mama
  • Ambon Manise
  • Burung Kakatua
  • Titit Tantina
  • Panjat – Naik Ke Puncak Ardi
  • Mande – mande
  • Nona Manis Barangkali Yang Punya
  • Rasa Sayange
  • Saule
  • Pelahap Kene
  • O Ulate
  • Ole Sioh
  • Sarinande
  • Kole – Kole
  • Gunung Salahutu
  • Kalam Tantina
  • Buka Pintu
  • Goro- Goro Ne

32. Wilayah Maluku Utara

33. Provinsi Papua

  • Sajojo
  • E Rentak irama Simbo
  • Apuse

34. Provinsi Papua Barat

BACA Pun:

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital kontemporer yang memelopori konsep B2B. Kami hadir lakukan memudahkan dalam mengurusi perpustakaan digital Beliau. Klien B2B Bibliotek digital kami membentangi sekolah, perkumpulan, korporat, sampai ajang ibadah.

  • Custom gelondong
  • Akses ke ribuan buku berasal penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Beliau
  • Terhidang dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk mengintai siaran analisis
  • Butir-butir perangkaan lengkap
  • Petisi aman, praktis, dan efisien

Lagu Jali Jali Berasal Dari Daerah

Source: https://caribes.net/pok-ame-ame-berasal-dari/