Jenis Manisan Yang Dapat Dikonsumsi Bersama Sirup Identik Dengan

By | November 3, 2022

Jenis Manisan Yang Dapat Dikonsumsi Bersama Sirup Identik Dengan

1. Pisau

2. Panci

3. Saringan

4. Sendok makan

5. Sendok teh

6. Kantong plastik

7. Baskom




8. Kompor atau tungku




2.3.2 Bahan


1. Aneka jenis buah setengah matang (10 kg)

2. Gula pasir (5 kg +
1/2
kg untuk tambahan pembuatan sirup)

3. Kapur sirih (1 sendok teh)

4. Natrium benzoat (4 sendok teh)

5. Garam dapur (15 gram)

6. Panili (2 sendok)

7. Air bersih (7 liter)



2.4 Proses pembuatan manisan


Secara umum pembuatan manisan terdiri dari tahap pemotongan/penusuk-nusukan buah, perendaman, pencucian, perebusan, pemasakan dengan gula dan penjemuran.




2.4.1        Proses pembuatan manisan basah


Manisan basah adalah manisan yang diperoleh setelah penirisan buah dari larutan gula. Manisan basah mempunyai kandungan air yang lebih banyak dan penampakan yang lebih menarik karena serupa dengan buah aslinya. Manisan basah biasanya dibuat dari buah yang keras.

Produk ini mempunyai keuntungan antara lain : manisan basah kekuatan rasanya yang segar dapat dijadikan penawar haus disaat udara panas, dan cocok dinikmati di berbagai kesempatan. Kembali kepada selera konsumen namun keduanya memiliki potensi peluang pasar yang cukup menggiurkan.


Berikut ini proses pembuatan manisan basah antara lain :

1.      Langkah pertama adalah buah-buahan yang akan digunakan sebagai bahan manisan dikupas hingga bersih dan dicuci, kemudian iris-iris dengan ukuran 2 x 2 cm

2.      Untuk buah yang keras, rebus irisan dalam air mendidih selama 3 menit lalu tiriskan.

3.      Selanjutnya buah yang sudah diiris tersebut direndam dalam air panas (50 gr dalam 1 lt air) selama kurang lebih 2 jam lalu tiriskan;

4.      Setelah tiris, irisan buah kembali direndam lagi larutan air kapur (1 sendok makan kapur sirih dalam 1
1/2
lt air) selama 24 jam, lalu tiriskan;

5.      Proses selanjutnya, masukkan gula pasir dalam 2
1/2
lt air, aduk sampai rata. Kemudian tambahkan garam dan natrium benzoat, lalu panaskan hingga mendidih;

6.      Setelah mendidih masukkan potongan buah tersebut ke dalam larutan gula yang sedang mendidih sampai buah tersebut setengah matang. Selanjutnya angkat panci dari tungku atau kompor dan diamkan (rendam) 1 malam, lalu tiriskan;

7.      Tahap berikutnya, air gula sisa penirisan dipanaskan kembali dan tambahkan panili secekupnya, lalu masukkan lagi potongan buah tersebut. Angkat panci dari tungku atau kompor dan diamkan satu malam. Paginya tiriskan, untuk mendapatkan
manisan buah (manisan basah);

8.      Tambahkan gula
1/2
kg pada air gula sisa penirisan terakhir lalu panaskan sampai kental dan dinginkan untuk dijadikan sirup.

9.      Setelah manisan buah baik manisan basah ataupun manisan keing siap, tahap terakhir adalah pengemasan. Pengemasan ini secara sederhana dan ekonomis dapat menggunakan plastik. Masukkan manisan tersebut dalam plastik lalu tutup dengan menggunakan seal ataupun scara/lilin hingga rapat.




2.4.2        Proses pembuatan manisan kering


Manisan kering adalah produk olahan yang berasal dari buah-buahan dimana pemasakannya dengan menggunakan gula kemudian di keringkan. Produk ini mempunyai beberapa keuntungan diantaranya; bentuknya lebih menarik, lebih awet volume serta bobotnya menjadi lebih kecil sehingga mempermudah pengangkutan. buah-buahan yang biasa digunakan untuk membuat manisan kering adalah jenis buah yang lunak sepertibuah pepaya, sirsak, tomat, dan lain-lain. Berikut ini adalah proses pengolahan manisan kering :

1.      Langkah pertama adalah buah-buahan yang akan digunakan sebagai bahan manisan dikupas hingga bersih dan dicuci, kemudian iris-iris dengan ukuran 2 x 2 cm

2.      Untuk buah yang keras, rebus irisan dalam air mendidih selama 3 menit lalu tiriskan.

3.      Selanjutnya buah yang sudah diiris tersebut direndam dalam air panas (50 gr dalam 1 lt air) selama kurang lebih 2 jam lalu tiriskan;

4.      Setelah tiris, irisan buah kembali direndam lagi larutan air kapur (1 sendok makan kapur sirih dalam 1
1/2
lt air) selama 24 jam, lalu tiriskan;

5.      Proses selanjutnya, masukkan gula pasir dalam 2
1/2
lt air, aduk sampai rata. Kemudian tambahkan garam dan natrium benzoat, lalu panaskan hingga mendidih;

6.      Setelah mendidih masukkan potongan buah tersebut ke dalam larutan gula yang sedang mendidih sampai buah tersebut setengah matang. Selanjutnya angkat panci dari tungku atau kompor dan diamkan (rendam) 1 malam, lalu tiriskan;

7.      Tahap berikutnya, air gula sisa penirisan dipanaskan kembali dan tambahkan panili secekupnya, lalu masukkan lagi potongan buah tersebut. Angkat panci dari tungku atau kompor dan diamkan satu malam. Paginya tiriskan, untuk mendapatkan
manisan buah;

8.      Tambahkan gula
1/2
kg pada air gula sisa penirisan terakhir lalu panaskan sampai kental dan dinginkan untuk dijadikan sirup.

9.      jemur manisan basah hasil penirisan hingga kering kurang lebih selama 3 hari.

10.  Setelah manisan buah manisan kering siap, tahap terakhir adalah pengemasan. Pengemasan ini secara sederhana dan ekonomis dapat menggunakan plastik. Masukkan manisan tersebut dalam plastik lalu tutup dengan menggunakan seal ataupun scara/lilin hingga rapat.


2.5      Hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan manisan

a.       Agar manisan tidak keriput, segar, manis dan tidak berair, pilih buah yg tua dan benar-benar masak pohon. Buah yang tua tadi tidak boleh lembek, tapi agak keras. Ini menjadi faktor penting yangg akan memberi rasa kenyal yang enak pada manisan.

b.      Pada beberapa buah dilakukan pengupasan dan pemotongan terlebih dahulu. Pada buah yang memiliki daging tebal juga dapat dilakukan pelubangan untuk membantu meresapkan larutan gula.

c.       Kapur sirih digunakan terutama untuk memberi rasa renyah pada manisan. Setelah direndam dalam air kapur sirih, cuci bersih buah agar rasanya tidak sepat.

d.      Membuat air kapur sirih: campur kapur sirih dengan air. diamkan semalaman. Ambil lapisan beningnya. Untuk tiap 1 liter air, tambahkan 1/2 sendok makan air kapur sirih. Aduk rata, lalu rendam potongan buah tadi.

Baca Juga :   Yang Bukan Merupakan Jenis Limbah Padat Adalah

e.       Manisan terdiri dari dari 2 jenis, basah dan kering. Buah-buahan yg bersifat keras (dalam hal ini cermai yg kamu pilih lebih cocok dijadikan manisan basah. Sedangkan buah yg lunak seperti pepaya dan sirsak cocok dijadikan manisan kering. Perbedaan manisan basah dan kering terletak pada proses penjemuran manisan setelah ditiriskan dari air gula. Proses ini menjadikan manisan lebih tahan lama.

f.       Jika kamu menggunakan bumbu tambahan seperti cabai, cengkih atau kayu manis, pilih yang benar-benar segar agar tidak merusak cita rasa manisan. Bungkus bumbu tambahan tsb di dalam kain kasa agar warnanya tidak mengotori hasil akhir manisan.

g.      Gunakan peralatan yang bersih dan steril agar manisan tahan lama. Manisan basah sebaiknya disimpan di kulkas dalam kemasan tertutup rapat.

h.      Untuk mendapatkan manisan kering yang baik, penjemurannya harus benar-benar sempurna.

i.        Jadi segera setelah memperoleh manisan basah, manisan tersebut langsung dijemur hingga kering, agar pertumbuhan mikrorganisme (jamur, kapang) terhambat.

j.        Jika musim hujan, dapat dijemur diatas bara tungku yang dijaga apinya.

k.
Penjemuran diatas bara tungku jangan langsung ditempelkan, tetapi diberi peyangga agar panas bisa diatur.


2.6
Dapat menjelaskan perbedaan manisan basah dan manisan kering


Ada 2 macam bentuk olahan manisan buah, yaitu manisan basah dan manisan kering.Perbedaannya antara lain :

1.    Manisan basah diperoleh setelah penirisan buah dari larutan gula, sedangkan manisan kering diperoleh bila manisan yang pertama kali dihasilkan (manisan basah) dijemur sampai kering.

2.    Buah-buahan yang biasa digunakan untuk membuat manisan basah adalah jenis buah yang cukup keras, seperti pala, mangga, kedondong, koalng-laing, dan lain-lainnya. Sedangkan buah-buahan yang biasa digunakan untuk membuat manisan kering adalah jenis buah yang lunak seperti pepaya, sirsak, dan lain-lainnya.

3.

Manisan basah adalah manisan yang diperoleh setelah penirisan buah dari larutan gula. Manisan basah mempunyai kandungan air yang lebih banyak dan penampakan yang lebih menarik karena serupa dengan buah aslinya. Manisan basah biasanya dibuat dari buah yang keras. Manisan kering adalah manisan yang diperoleh setelah buah ditiriskan kemudian dijemur sampai kering. Manisan kering memiliki daya simpan yang lebih lama, kadar air yang lebih rendah, dan kadar gula yang lebih tinggi.

Manisan kering biasanya dibuat dari buah yang teksturnya lunak


MEMBUAT MACAM-MACAM MANISAN


1.




http://vincentiashop.files.wordpress.com/2012/09/kedo.jpg
MANISAN KEDONDONG

a.       Bahan

1.      Kedondong muda 1 kg

2.      Larutan garam 3% (30 g garam dalam 1 liter air)

3.      Air 1 liter dibubuhi 1 sendok teh kapur sirih

4.      Gula pasir 1 kg

b.      Cara membuat

1.      Buah dikupas, dibuang bijinya, dan dipotong-potong sesuai dengan selera. Setelah itu, kemudian direndam dalam larutan garam( selama beberapa menit), dan di cuci bersih

2.      Setelah itu, buah direndam didalam larutan kapur sirih (selama 12 jam ), diangkat, dicuci bersih, dan ditiriskan.

3.      Selanjutnya, buah ditata dalam wadah cekung, ditaburi gula pasir sedikit demi sedikit ( setiap 2 jam) hingga gula habis dan terbentuk cairan gula. Larutan harus cukup untuk merendam semua buah.

4.      buah dibiarkan selama 2 hari, lalu buah diangkat dan air gula dipanaskan kembali hingga mengental. Buah dimasukkan kembali ke dalam larutan gula. Demikian seterusnya hingga buah terasa manis.


2.




https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTW-2MECbItUCjJfrSZV6pV__3NCpbnm2eZtZJnpW9dPwnLgOM8
MANISAN SIRSAK

a.       Bahan

1.      Buah sirsak 1 kg

2.      Gula paris ½ kg

3.      Pewarna makanan secukupnya

4.      Tepung beras 2 sendok makan

5.      Gula pasir 1 kg

b.      Cara membuat

1.      Buah dikupas, dibuang bijinya, dipotong-potong halus.

2.      Gula pasir dimasak bersama 500 ml air hingga mengental. Potongan sirsak dimasukkan (api dikecilkan) dan diaduk hingga hancur serta tidak lengket pada jari bila dipegang. Setelah itu, diangkat dan ditambahkan pewarna makanan.

3.      Tepung beras disangrai. Hancuran buah diletakkan di atas wadah datar, ditaburi tepung beras dan gula pasir, kemudian dijemur, setelah agak kering, manisan dipotong –potong sesuai dengan selera.

http://4.bp.blogspot.com/-O91okL_FY8s/TWcb3LwbBTI/AAAAAAAAAFM/m9uOAJuDCeg/s200/2-sbs06.jpg


3.




MANISAN PEPAYA KERING

a.       Bahan

1.      Pepaya mengkal

2.      Larutan garam 10% (100g garam dalam 1liter air)

3.      Larutan asam sitrat 3% (30 g garam dalam 1 liter air)

4.      Larutan air kapur jenuh( air kapur dilarutkan dalam air sampai kapurnya tidak larut lagi) secukupnya.

5.      Larutan gula 25 brix(250 g gula + 750 g air)

6.      Tepung beras 2 sendok makan

7.      Gula pasir 1 kg

b.      Cara membuat

1.      Buah dikupas, dibuang bijinya, dipotong-potong setebal 0,5 cm, direndam dalam larutan garam selama 2 jam, dan ditiriskan. Kemudian, direndam dalam larutan asam sitrat selama 2 jam, diangkat dan ditiriskan. Setelah itu, direndam dalam larutan kapur selama 24 jam, lalu ditiriskan.

2.      Larutan gula dimasak hingga mendidih, lalu diangkat. Buah dimasukkan ketika larutan masih panas(direndam selama 24 jam), lalu ditiriskan.

3.      Sisa larutan dipanaskan kembali hingga lebih kental lalu di angkat. Buah direndam kembali selama lama 24 jam. Buah ditiriskan, lalu dicelupkan sejenak ke dalam air mendidih.

4.      Selanjutnya, buah dikeringkan di bawah sinar matahari selama 2-3 hari atau menggunakan oven dengan suhu 60 drjt C- 65 drjt C selama 6,5 jam

http://artyakinanthi.files.wordpress.com/2011/08/pepaya-4.jpg


4.




MANISAN PEPAYA BASAH

a.       Bahan

1.      Pepaya mengkal ukuran sedang 1 buah

2.      Kapur sirih 2 sendok teh dan garam 2 sendok makan, dilarutkan ke dalam 2 liter air.

3.      Air cucian beras 1 liter

4.      Gula pasir 1kg

5.      Daun pandan 2 lembar

6.      Daun jeruk purut 5 lembar

7.      Air bersih 1, 5 liter

b.      Cara membuat

1.      Buah dikupas, dibuang bijinya, dipotong-potong dengan bentuk yang menarik, direndam dalam larutan kapur sirih  dan garam selama 12 jam, dan ditiriskan. Kemudian,(selama 24 jam), lalu dicuci bersih dan ditiriskan.

Baca Juga :   Pernyataan Yang Terkait Dengan Karakteristik Benua Asia Adalah

2.      Gula pasir, daun pandan, daun jeruk, dan air dimask hingga mengenal. Potongan pepaya dimasukkan, lalu panci diangkat. Buah direndam di dalam larutan gula (selama 12 jam), kemudian ditiriskan.

3.      Air gula sisa perendaman kembali dipanaskan hingga mengental, lalu pepaya kembali direnam selama 12 jam(langkah ini diulang selama kurang lebih 3 hari), lalu ditiriskan, dan siap dihidangkan.

4.      Selanjutnya, buah dikeringkan di bawah sinar matahari selama 2-3 hari atau menggunakan oven dengan suhu 60 drjt C- 65 drjt C selama 6,5 jam


5.




http://4.bp.blogspot.com/-ODd6aKExZCc/T_HQqSgXshI/AAAAAAAAAH4/HRdbPkKCebM/s400/Manisan%2BKolang%2BKaling.jpg
MANISAN KOLANG -KALING

a.       Bahan

1.      Buah kolang-kaling dipilih yang berwarna bening dan ukurannya seragam.

2.      Larutan gula 60%(600 g gula untuk 1 liter air)

3.      Larutan natrium bisulfat 3000 ppm(3 g Natrium per liter air

4.      Pewarna makanan secukupnya.

b.      Cara membuat

1.      Kolang-kaling direndam dalam air bersih selama satu malam, dicuci, lalu ditiriskan. Selanjutnya, direnam dalam larutan natrium bisulfat selama 1 jam, lalu dicuci dan ditiriskan.

2.      Apabila ingin diwarnai, kolang –kaling dicampur bahan pewarna sampai warnanya merata. Kemudian, dibilas dengan air bersih untuk menghilangkan kelebihan warna.

3.      Gula dengan air dimasak hingga mendidih, lalu kolang-kaling dimasukkan(dibiarkan selama +- 5 menit); lalu diangkat. Buah dibiarkan terendam dalam larutan gula selama 24 jam. Langkah ini diulang sampai kolang-kaling terasa manis.

4.      Apabila manisan kolang-kaling ingin dinikmati bersama sirup gula, perendaman dalam larutan gula cukup satu malam saja.


6.




MANISAN NANAS KERING

http://pixabay.com/static/uploads/photo/2013/01/05/11/46/pineapple-73765_640.jpg
a.       Bahan

1.      Buah nanas tua setengah masak

2.      Kapur sirih 2 sendok teh untuk setiap liter air

3.      Gula pasir 1 kg untuk setiap 1 liter air dan dibubuhi asam sitrat 2g.

4.      Garam secukpnya.

b.      Cara membuat

1.      Buah dikupas, dibuang matanya, dicuci dengan air garam sampai bersih, dan ditiris tipis memanjang seperti sisir dengan tebal sekitar 0,5 cm.

2.      Larutan air kapur disaring untuk merendam nanas selama 30 menit, Setelah itu, buah nanas diangkat dan ditiriskan.

3.      Air direbus hingga mendidih, nanas dicelupkan kedalamnya selama +- 10 menit, lalu ditiriskan.

4.      Buat sirup dengan mencampurkan 1 kg gula pasir, 2 g asam sitrat, dan garam secukupnya kedalam 1 liter air. Kemudian, direbus hingga mendidih dan disaring. Potongan nanas dimasukkan ke dalam sirup, lalu dipanaskan di atas api kecil sampai sirup meresap ke dalam daging nanas. Setelah nanas berwarna kuning mengkilat dan sirup hampir semuanya meresap, nanas diangkat.

5.      Selanjutnya, potongan nanas disebarkan di atas tampah yang diberi alas plastik dan ditaburi gula pasir hingga merata. Kemudian dijemur dibawah sinar matahari sampai kering. Setelah kering, manisan nanas kering disimpan dalam wadah stoples atau plastik yang tertutup rapat.


7.




MANISAN MANGGA

a.       Bahan

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTZWgg3fXnfWyQOZLFgpSB8K8w1vlQ7KY_6asIYiNDT4KCc8jcZ
1.      Buah mangga muda

2.      Gula pasir 600 g per liter air

3.      Air kapur 2 sendok teh per liter air

4.      Garam secukupnya

b.      Cara membuat

1.      Buah Mangga dicuci dan dikupas bersih, lalu diiris tipis melebar.Selanjutnya, buah diremas-remas dengan sedikit garam agar rasa asamnya agak berkurang, kemudian dicuci kembali dan ditiriskan.

2.      Gula direbus bersama air hingga kental, lalu buah mangga dimasukkan dan dibiarkan sejenak. Setelah itu, rebusan diangkat dan buah mangga dibiarkan terendam selama semalam (+- 12jam). Apabila telah berasa manis, manisan mangga segera dikemas dalam plastik atau di masukkan ke dalam stoples dan ditutup rapat


8.




MANISAN SALAK BASAH

http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRpr01xjJLJuxcRHi0Id33bJHDclUlsMKu5gsSOYSoEx2KTX_Jf
a.       Bahan

1.      Buah salak

2.      larutan Garam 2% (20 g garam per liter air)

3.      Larutan gula 60% (600 g gula per liter air)

b.      Cara membuat

1.      Buah salak dikupas, kulit ari dan bijinya dibuang. Selanjutnya, buah dicuci bersih.

2.      Buah direndam dalam larutan garam selama satu malam(+- 12 jam), lalu ditiriskan.

3.      Gula dan air dimasak hingga mendidih, lalu disaring dan didinginkan. Setelah dingin, larutan gula dimasukkan dalam wadah toples. Kemudian, buah salak dimasukkan dan di rendam selama +- 1 minggu. Manisan siap dikomsumsi.


9.




MANISAN SALAK KERING

http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSSWW1Gn1AX2o1U9xZ6B_uVYzU9mqIlO-eZPqEN2Yglq0mOU74N
a.       Bahan

1.      Buah salak

2.      larutan Garam 2,5% (25 g garam per liter air)

http://us.images.detik.com/content/2008/07/22/484/salak-content.jpg
3.      Larutan natrium bisulfit 1200 ppm (1,2 g natrium bisulfit per liter air)

4.      Larutan gula 60 % (600 g gula perliter air)

b.      Cara membuat

1.      Buah salak dikupas, kulit ari dan bijinya dibuang, lalu dicuci bersih. Selanjutnya, buah direndam dalam larutan garam selama 5 jam. Kemudian, diangkat dan disiram untuk menghilangkan sisa sisa air garam dipermukaan buah.

2.      Larutan natrium bisulfit dimasak hingga mendidih, kemudian salak direbus selama +- 5 menit, lalu diangkat dan ditiriskan.

3.      Salak direndam dalam larutan gula selama +- 14 jam, lalu ditiriskan. Air sisa perendaman dipanaskan kembali dan ditambah gula hingga lebih pekat dari larutan semula. Salak direndam kembali selama +- 12jam, kemudian diangkat dan ditiriskan. Selanjutnya, salak dijemur di atas para-para sampai kering (4- 6 hari). Manisan salak telah siap dikemas.


10.




MANISAN KULIT JERUK

a.       Bahan

1.      Kulit buah jeruk besar

2.      Gula merah atau gula pasir 600 g/liter air

3.      Kapur sirih dan tawas 2 sendok teh per liter air

4.      Bahan pewarna makanan secukupnya

b.      Cara membuat

1.      Kulit jeruk bagian luar yang berwarna hijau dikupas dengan pisau tajam. Bagian dalamnya yang berwarna putih diiris-iris berbentuk balok, kubus, bulat, atau bentuk lain yang dikehendaki.

2.      Selanjutnya, buah yang telah dipotong-potong dicuci dengan air bersih untuk menghilangkan getah dan segala kotoran yan melekat pada bahan.

3.      Setelah dicuci, potongan kulit jeruk direndam selama 1-2 hari dalam air yang diberi larutan kapur sirih dan sedikit tawas agar teksturnya menjadi keras dan kenyal.

Baca Juga :   Workshop Alat Berat

4.      Potongan-potongan kulit buah diangkat dan dicuci untuk menghilangkan kelebihan larutan kapur atau tawas yang melekat.

5.      Potongan-potongan kulit buah direbus dengan air secukupnya sampai teksturnya empuk, kemudian diangkat dan ditiriskan.

6.      Buat larutan gula pasir atau gula merah. Banyaknya larutan yang harus dibuat disesuaikan dengan banyak sedikitnya kulit buah agar semua terendam. Apabila yang digunakan adalah gula pasir dapat ditambah bahan pewarna.

7.      Larutan gula direbus hingga mendidih dan agak kental. Potongan-potongan kulit jeruk dimasukkan kedalam wajan sedikit demi sedikit, sambil diaduk sam[pai merata. Pada saat diaduk, sebaiknya nyala api tidak terlalu besar agar tidak gosong/.

8.      Setelah laruta gula habis, pemasakan dihentikan dan potongan-potongan buah jeruk dituang ke atas nyiru yang di alasi plastik.

9.      Manisan kulit jeruk yang sudah dingin dan kering dibungkus plastik yang kedap udara.


11.




MANISAN CABE


a.




http://4.bp.blogspot.com/-BN5qaEweu0w/TrJBYX5YPtI/AAAAAAAAAOY/3RsoceGQMiM/s1600/Manisan+Cabe.JPG
Bahan

1.
1 kg cabe merah besar

2.
1/2 kg gula pasir

3.
1 sdm kapur sirih

4.
1 sdt garam

5.
500 ml air untuk perebusan

6.
2 liter air untuk perendaman

7.
1/2 sdt citrunzuur / air jeruk nipis



b. Cara membuat

– Cuci bersih cabe, buang tangkainya

– Belah cabe, buang bijinya beserta urat putihnya

– Larutkan 1 sdm kapur sirih kedalam 2 liter air, endapkan ambil yang bening

– Masukkan cabe ke dalam air kapur, rendam cabe ke dalamnya selama 6 jam

– Setelah itu cuci cabe sampai bersih dan tiriskan

– Rebus 500 ml air sampai mendidih kemudian masukan gula, aduk rata sampai gula larut, kemudian

  masukkan cabe dan masak sampai cabe layu, setelah itu matikan kompor dan biarkan cabe terendam

  semalaman.

– Ulangi perebusan esok harinya sampai air mendidih, diamkan kembali, ulangi selama 3 hari sampai cabe

   terasa manis dan berkurang pedasnya.

– Keringkan manisan cabe lewat sinar matahari atau oven, setelah kering taburi dengan gula.

– Manisan yang telah ditaburi gula segera disimpan dalam toples atau dikemas dalam plastik rapat.


12.




PENGERTIAN ASINAN

http://2.bp.blogspot.com/-CA6bijT3KyU/TvwbkfEGcII/AAAAAAAAAjw/3f3GxytP28w/s1600/asinan%2Bmangga.jpg

Asinan

adalah sejenis makanan yang dibuat dengan cara

pengacaran

(melalui pengasinan dengan garam atau pengasaman dengan

cuka
), bahan yang diacarkan yaitu berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Asinan adalah salah satu hidangan khas

seni kuliner Indonesia
. Istilah
asin
mengacu kepada proses pengawetan dengan merendam buah atau sayur dalam larutan campuran air dan

garam
. Asinan sangat mirip dengan

rujak
, perbedaan utamanya antara lain bahan rujak disajikan segar, sedangkan bahan asinan disajikan dalam keadaan diasinkan atau diacar. Terdapat banyak jenis asinan, akan tetapi yang paling terkenal adalah Asinan Betawi dan Asinan Bogor.


Resep Masakan : Asinan Mangga Muda

Bahan untuk membuat Resep Masakan Asinan Mangga Muda :

Mangga muda, gula, garam, air

Cara Membuat Resep Masakan Asinan Mangga Muda :

1. Untuk keperluan ini pilihlah mangga muda yang muda sekali. Mangga dibelah dua, keluarkan bijinya, potong-potong lalu susun ditoples.

2. Rebus air, garam dan gula, untuk 1 liter air bubuhi 6 sendok makan garam dan 5 sendok makan gula pasir.

3. Rebus sampai hancur, lalu tuangkan sedang panas-panas di mangga.

4. Biarkan sampai dingin betul, baru tutup stoplesnya. Jika ingin tahan agak lama, air rendaman kadang-kadang dimasak sampai mendidih, dinginkan, lalu tuangkan pula ke dalam stoples.

Asinan Mangga Muda siap untuk dihidangkan …


Bahan Bahan Membuat Asinan Buah


:


·




1 buah bengkuang ukuran kecil


·




3 buah jambu air ukuran sedang, belah dua


·




1/2 buah mangga muda sedang


·




3 buah salak ukuran sedang


·




1 sdm gula pasir


Bahan Kuah Cabai Asinan Buah


:


·




2 buah cabai merah


·




1 sdt ebi sangrai


·




1/4 sdm gula pasir


·




1 sdm cuka


·




50 cc air


·




Garam secukupnya


Cara Membuat Asinan Buah


:


1.




Rendam semua bahan dalam air gula hingga asamnya tidak berasa.


2.




Siram dengan kuah cabai.


Cara Membuat Kuah Cabai


:


1.




Haluskan cabai merah, ebi, garam dan gula


2.




Tambahkan air dan cuka


3.




Masak sambil diaduk sampai mendidih


4.




Angkat dan dinginkan


Nilai Energi dan Zat Gizi :



Energi 163,7 kkal
Protein 1,2 g
Lemak 0,6 g
Karbohidrat 41,9 g
Serat 4,3 g
PUFA 0,2 g
Koelsterol 0,0 mg


ASINAN SAYUR

http://www.sajiansedap.com/images/detail/1335937051detail_ABB-NO04.jpg

Penilaian :


Menikmati asinan sayur seperti ini memang terasa sangat menyegarkan. Sebaiknya Anda simpan terlebih dulu dalam lemari es agar bumbu lebih meresap dan rasanya lebih segar.




Bahan-bahan/bumbu-bumbu:

Bahan:

1 bungkus (200 gram) sawi asin, potong-potong
100 gram wortel, parut sawut
50 gram taoge mentah, cuci bersih
25 gram lokio, cuci bersih
1 buah ketimun, potong-potong

100 gram kol, iris halus
100 gram tahu putih, cuci bersih, kukus, potong-potong
150 gram kerupuk mi

200 gram kacang tanah goreng untuk taburan

Bahan Kuah:

1.500 ml air

200 gram gula merah

1 1/2 sendok makan cuka

3 buah cabai merah, haluskan
2 sendok teh ebi, seduh, sangrai, haluskan
1 sendok makan garam


Cara membuat:


1.




Rendam lokio dengan larutan 50 ml air, 1/4 sendok teh garam, dan 2 sendok teh cuka. Diamkan 10 menit. Angkat dan tiriskan.


2.




Kuah, rebus air, gula merah, cabai merah, ebi, dan garam. Masak sampai mendidih. Tambahkan cuka. Aduk rata.


3.




Masukkan sawi asin, wortel, taoge, lokio, ketimun, kol, dan tahu putih. Tabur kacang tanah.


4.




Sajikan dengan kerupuk miE

Jenis Manisan Yang Dapat Dikonsumsi Bersama Sirup Identik Dengan

Source: http://mahdifadillah0.blogspot.com/2013/10/pertanian-manisan-dan-asinan.html