Tuliskan Beberapa Varietas Bunga Mawar Yang Ada Di Indonesia

By | November 3, 2022

Tuliskan Beberapa Varietas Bunga Mawar Yang Ada Di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Mawar
Rosa


Wild rose flower.jpg

Rosa canina

Rekaman





Data
Sumber dari rose hip
(en)
Terjemahkan,
rose
(en)
Terjemahkan,
rose oil
(en)
Terjemahkan
dan
rose hip seed
(en)
Terjemahkan


Tumbuhan
Jenis buah nucule
(en)
Terjemahkan


Taksonomi
Divisi Tracheophyta
Subdivisi Spermatophytina
Klad Angiospermae
Klad mesangiosperms
Klad eudicots
Klad core eudicots
Klad Superrosidae
Klad rosids
Klad fabids
Ordo Rosales
Famili Rosaceae
Subfamili Rosoideae
Genus
Rosa






Linnaeus, 1753
Tipe taksonomi Rosa cinnamomea


Spesies
  antara 100-150

Mawar
[1]


atau
ros
[2]
(Rosa) adalah tumbuhan perdu, pohonnya berduri, bunganya berbau wangi dan berwarna indah, terdiri atas daun bunga yang bersusun;[2]
meliputi ratusan jenis, tumbuh tegak atau memanjat, batangnya berduri, bunganya beraneka warna, seperti merah, putih, merah jambu, merah tua, dan berbau harum.[1]
Mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies ini umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.

Sebagian besar spesies mempunyai daun yang panjangnya antara 5–15 cm dengan dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah. Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun.

Bunganya terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian
Rosa sericea
yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Di antara warna yang dimiliki oleh mawar adalah putih, merah muda, kuning, dan biru pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak.

Buah mawar (rose hips) dari
Rosa canina

Bunga menghasilkan buah agregat (berkembang dari satu bunga dengan banyak putik) yang disebut
rose hips. Masing-masing putik berkembang menjadi satu buah tunggal (achene), sedangkan kumpulan buah tunggal dibungkus daging buah pada bagian luar. Spesies dengan bunga yang terbuka lebar lebih mengundang kedatangan lebah atau serangga lain yang membantu penyerbukan sehingga cenderung menghasilkan lebih banyak buah. Mawar hasil pemuliaan menghasilkan bunga yang daun mahkotanya menutup rapat sehingga menyulitkan penyerbukan. Sebagian buah mawar berwarna merah dengan beberapa perkecualian seperti
Rosa pimpinellifolia
yang menghasilkan buah berwarna ungu gelap hingga hitam.

Pada beberapa spesies seperti
Rosa canina
dan
Rosa rugosa
menghasilkan buah
rose hips
yang sangat kaya dengan vitamin C bahkan termasuk di antara sumber vitamin C alami yang paling kaya. Buah
rose hips
disukai burung pemakan buah yang membantu penyebaran biji mawar bersama kotoran yang dikeluarkan. Beberapa jenis burung seperti burung Finch juga memakan biji-biji mawar.

Pada umumnya mawar memiliki duri berbentuk seperti pengait yang berfungsi sebagai pegangan sewaktu memanjat tumbuhan lain. Beberapa spesies yang tumbuh liar di tanah berpasir di daerah pantai seperti
Rosa rugosa
dan
Rosa pimpinellifolia
beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yang mungkin berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat dimakan binatang, menahan pasir yang diterbangkan angin dan melindungi akar dari erosi. Walaupun sudah dilindungi duri, rusa kelihatannya tidak takut dan sering merusak tanaman mawar. Beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.

Mawar dapat dijangkiti beberapa penyakit seperti karat daun yang merupakan penyakit paling serius. Penyebabnya adalah cendawan
Phragmidium mucronatum
yang menyebabkan kerontokan daun. Penyakit yang tidak begitu berbahaya seperti Tepung Mildew disebabkan cendawan
Sphaerotheca pannosa,
sedangkan penyakit Bercak Hitam yang ditandai timbulnya bercak-bercak hitam pada daun disebabkan oleh cendawan
Diplocarpon rosae.
Mawar juga merupakan makanan bagi larva beberapa spesies Lepidoptera.

Mawar tumbuh subur di daerah beriklim sedang walaupun beberapa kultivar yang merupakan hasil metode penyambungan (grafting) dapat tumbuh di daerah beriklim subtropis hingga daerah beriklim tropis.Selain sebagai bunga potong, mawar memiliki banyak manfaat, antara lain antidepresan, antiviral, antibakteri, antiperadangan, dan sumber vitamin C. Minyak mawar adalah salah satu minyak atsiri hasil penyulingan dan penguapan daun-daun mahkota sehingga dapat dibuat menjadi parfum. Mawar juga dapat dimanfaatkan untuk teh, jelly, dan selai.[3]
[4]

Baca Juga :   Parafin Merupakan Bahan Baku Kerajinan Yang Diolah Dari

Rosa alba
‘Maiden’s Blush’

Mawar ‘Zépherine Drouhin’

‘Königin der Rosen’, salah satu contoh mawar Hybrid Tea

‘Borussia’, Mawar Floribunda

Mawar Taman secara umum digolongkan menjadi 3 kelompok besar:

  • Wild roses
    (Mawar Liar): asalnya tumbuh liar, bentuk bunga sederhana, sudah dikenal manusia sejak zaman dulu. Beberapa spesies mawar terkemuka yang disebut di atas dan beberapa hibrida yang dihasilkannya merupakan contoh mawar liar.
  • Old Garden Roses: tanaman hasil persilangan sebelum diperkenalkannya Hybrid Tea pada tahun 1867. Bentuk bunga unik dan berbau harum. Berikut ini adalah jenis-jenis mawar Old Garden disusun menurut urutan umur dari yang paling tua:

    • Alba: “mawar putih” hasil persilangan
      Rosa arvensis
      dengan
      Rosa alba.
      Alba merupakan contoh Mawar Taman yang paling tua, dibawa ke Inggris oleh bangsa Romawi kuno. Berbunga setahun sekali. Contoh: ‘Semi-plena’, ‘White Rose of York’.
    • Gallica: hasil persilangan dari
      Rosa gallica
      yang berasal dari Eropa bagian tengah dan selatan. Berbunga sekali di musim panas. Contoh: ‘Cardinal de Richelieu’, ‘Charles de Mills’, ‘Rosa Mundi’ (Rosa gallica versicolor).
    • Damask
      – dibawa ke Eropa dari Persia oleh Robert de Brie sekitar tahun 1254 dan tahun 1276. Mawar jenis
      Summer Damasks
      (persilangan antara mawar Gallica dengan
      Rosa phoenicea) berbunga sekali di musim panas. Mawar jenis
      Autumn Damasks
      (persilangan antara Gallica dengan
      Rosa moschata) berbunga di musim gugur. Contoh: ‘Ispahan’ dan ‘Madame Hardy’.
    • Centifolia
      atau dikenal juga sebagai
      Provence:
      secara harafiah berarti “seribu daun mahkota” adalah hasil pemuliaan pada abad ke-17 di Belanda. Berbunga setahun sekali, misalnya: ‘Centifolia’ dan ‘Paul Ricault’.
    • Moss: masih kerabat dekat
      Centifolia, batang dan daun-daun kelopak seperti ditumbuhi lumut berwarna hijau. Berbunga setahun sekali. Contoh: ‘Comtesse de Murinais’, ‘Old Pink Moss’.
    • China: dapat berbunga berkali-kali sepanjang musim panas hingga akhir musim gugur. Ada 4 jenis (‘Slater’s Crimson China’ 1792, ‘Parsons’ Pink China’ 1793, ‘Hume’s Blush China’ 1809, dan ‘Parks’ Yellow Tea Scented China’ 1824) yang dibawa masuk ke Eropa pada akhir abad ke-18 dan abad ke-19. Jenis-jenis ini kemudian dimuliakan menjadi mawar
      Old Garden
      yang dapat berbunga berkali-kali, seperti ‘Old Blush China’ dan ‘Mutabilis’.
    • Portland: dinamakan untuk mengenang Duke of Portland menerima mawar dari Italia pada tahun 1800). Mawar yang sering dikenal sebagai ‘The Portland Rose’ (nama lain:
      Rosa paestana
      atau ‘Scarlet Four Seasons’ Rose’) merupakan moyang mawar Portland. Contoh: ‘James Veitch’, ‘Rose de Rescht’, ‘The Portland Rose’.
    • Bourbon: Mawar yang berasal dari l’Île de Bourbon (sekarang disebut Réunion, koloni Prancis di Lautan Hindia) diperkenalkan di Prancis pada tahun 1823. Hasil persilangan ‘Autumn Damask’ dan ‘Old Blush China’. Berbunga berkali-kali. Contoh: ‘Louise Odier’, ‘Mme. Pierre Oger’, ‘Zéphirine Drouhin’.
    • Hybrid Perpetual: Mawar yang banyak dijumpai di Inggris pada zaman Victoria, merupakan keturunan dari Bourbon. Berbunga berkali-kali. Contoh: ‘Ferdinand Pichard’, ‘Reine Des Violettes’.
    • Tea: Mawar hasil persilangan ‘Hume’s Blush China’ atau ‘Parks’ Yellow Tea Scented China’ dengan berbagai jenis Bourbon dan Noisette. Berbunga berkali-kali walaupun tidak selalu berbau harum seperti teh. Contoh: ‘Lady Hillingdon’.
    • Bermuda “Mysterious” Roses
      (Mawar “Misterius” Bermuda): kelompok yang terdiri dari beberapa lusin Mawar asal Bermuda yang sudah dibudidayakan paling tidak selama satu abad di Bermuda sewaktu “ditemukan.” Kemungkinan besar Mawar Bermuda merupakan percabangan atau kultivar Mawar Old Garden yang dibuang karena dianggap tidak bisa dipakai. Mawar Bermuda mempunyai nilai ekonomi yang tinggi karena bisa ditanam di daerah tropis dan semi tropis. Mawar jenis ini dapat berbunga dalam cuaca panas dan lembap. Tahan terhadap kerusakan disebabkan oleh Nematoda dan penyakit Bercak Hitam yang menjadi ancaman budidaya mawar di iklim panas dan lembap. Mawar Bermuda disebut “mawar misterius” karena nama asli jenis ini sudah tidak diketahui lagi dan hanya diberi nama berdasarkan nama pemilik taman.
  • Climbing Roses
    (Mawar Memanjat): kelompok yang suka merambat di pagar atau bangunan kanopi, misalnya: Ayrshire, Climbing China, Laevigata, Sempervirens, Noisette, Boursault, Climbing Tea, dan Climbing Bourbon.
  • Shrub Roses
    (Mawar Semak): kelompok dengan kebiasaan semi-memanjat, merambat pada pagar dan bangunan kanopi. Bunga kecil sampai sedang, mekar tahan lama.
  • Modern Garden Roses
    (Mawar Modern Garden): Keturunan dari mawar Old Garden dan bentuknya beraneka ragam. Kelompok ini dibagi-bagi berdasarkan ukuran tanaman dan ciri khas bunga, misalnya: “tanaman semak dengan bunga besar,” tanaman semak dengan bunga besar berulang kali,” “bunga berkelompok,” “menjalar, bunga berulang kali,” “semak pendek, berbunga sekali.” Sebagian besar kultivar model mutakhir dapat digolongkan ke dalam 2 kelompok:

    • Hybrid Tea: Mawar yang ideal untuk bunga potong karena satu batang bisa menghasilkan 5 sampai 6 bunga. Bunga berukuran besar dan anggun, memiliki daun mahkota yang tersusun rapat dan pinggirannya sedikit terlipat ke luar (lihat foto), sering ditanam di kebun-kebun kecil dan disematkan pada jas sewaktu menghadiri upacara pernikahan.
    • Floribunda: bunga kecil-kecil yang merupakan kelompok dari 10 bunga atau lebih pada satu batang. Bunga yang rimbun mencolok dari kejauhan sehingga bagus untuk ditanam di taman-taman umum dan ruang-ruang terbuka lainnya.
  • Buck Roses: namanya diambil dari nama Profesor Griffith Buck (ahli hortikultura dari Iowa State University) yang memuliakan lebih dari 90 varietas mawar. Buck roses tahan terhadap penyakit dan keganasan musim dingin.
  • English Roses: kelompok yang merupakan hasil hibrida antara mawar Old Garden dan mawar modern. Bunga berbau harum dan berbunga berulang kali.
  • Miniature Roses: kelompok dengan bunga berukuran mini (diameter 2–5 cm) dan berbunga berulang kali.

Mawar yang dikenal di Indonesia sebagian besar adalah mawar jenis Hybrid Tea dan Medium.

Spesies

[sunting
|
sunting sumber]

  • Spesies asal Eropa
    • Rosa alba
    • Rosa canina
    • Rosa gallica
    • Rosa chnamomea
    • Rosa cettifolia
    • Rosa spinosissma
    • Rosa wichuraiana
  • Spesies asal Timur Tengah
    • Rosa fetida
    • Rosa fetida bicolor
    • Rosa fetida perciana
    • Rosa feicikoana
    • Rosa damascena
  • Spesies asal Tiongkok:
    • Rosa chinensis
    • Rosa liviegata
    • Rosa gigantea
    • Rosa primula
    • Rosa mulluganii
    • Rosa sericana pteracantha
    • Rosa hugonis
    • Rosa banksiae lutea
  • Spesies asal Jepang
    • Rosa roxburghii
    • Rosa roxburghii ‘hirthua
    • Rosa aciculaisis nipponensis
    • Rosa mulitiflora
    • Rosa wichuraina
    • Rosa rugosa
    • Rosa uchiyamana
    • Rosa jasminoidesu
    • Rosa fujisanesis
  • Spesies asal Amerika Serikat
    • Rosa cinemoemea
    • Rosa nitida
    • Rosa california

Pemuliaan mawar

[sunting
|
sunting sumber]

Mawar merupakan komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak diminati konsumen serta dapat dibudidayakan secara komersial. Mawar mempunyai nilai ekonomi yang penting sebagai bunga potong dan bahan baku minyak bunga yang digunakan industri parfum.

Tanaman mawar biasanya dipropagasi secara konvensional. Pemuliaan tanaman mawar secara konvensional menghasilkan ribuan hibrida dan kultivar yang sebagian besar merupakan bunga ganda dengan daun mahkota berlapis hasil mutasi benang sari menjadi daun mahkota tambahan. Mawar hibrida atau kultivar sebagian besar dibuat untuk dinikmati bunganya di taman-taman. Para pemulia mawar abad ke-20 berlomba-lomba dengan ukuran dan warna untuk menghasilkan bunga-bunga besar dan menarik serta berbau harum (atau tanpa bau), padahal mawar liar atau mawar zaman dulu justru sangat berbau harum. Kultivar tertentu seperti
Rosa banksiae
malah tidak memiliki duri sama sekali.

Permintaan bunga mawar potong menduduki peringkat pertama, namun pengembangan bunga potong di Indonesia tergolong lambat karena adanya kendala dalam propagasi secara konvensional seperti ketergantungan terhadap musim, masalah kesehatan dan penyakit pada tanaman serta kecepatan multiplikasi yang rendah.[5]
[6]
[7]

Hal inilah yang mendorong teknik kultur in vitro menjadi alternatif karena tidak memiliki ketergantungan terhadap musim karena dilakukan di ruang tertutup, daya multiplikasi tinggi, dan dapat menghasilkan tanaman yang bebas bakteri dan cendawan.[8]
Kultur jaringan adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan yang ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali. Teknik ini dilakukan dengan menggunakan salah satu bagian tanaman mawar yang digunakan sebagai eksplan (jaringan, organ, embrio, sel tunggal, protoplas, dan sebagainya) dan ditanam pada media bernutrisi secara aseptis.[9]
Media tersebut mengandung berbagai konsentrasi hormon untuk mendukung pertumbuhan eksplan yang diinginkan.Adapun yang menjadi dasar kultur jaringan ini adalah teori totipotensi.[10]

Pemulia terkemuka

[sunting
|
sunting sumber]

  • Joséphine de Beauharnais
  • Jules Gravereaux
  • Jean-Baptiste Guillot
  • Jean Pernet, père
  • Joseph Pernet-Ducher
  • keluarga Meilland
  • Conard-Pyle Co. (Star Roses)
  • David Austin (“mawar Inggris”)

Industri parfum

[sunting
|
sunting sumber]

Parfum (minyak wangi) dibuat dari minyak mawar yang merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang diperoleh dari proses penyulingan dan penguapan lumatan daun-daun mahkota. Teknik penyulingan mawar berasal dari Persia yang menyebar ke Arab dan India.

Pada saat ini, kebutuhan minyak mawar dunia sebanyak 70%-80% dipenuhi oleh pusat penyulingan mawar di Bulgaria sedangkan sisanya dipenuhi oleh Iran dan Jerman. Penyulingan minyak mawar di Bulgaria, Iran, dan Jerman menggunakan mawar damaskus
Rosa damascena
‘Trigintipetala,’ sedangkan penyulingan di Prancis menggunakan jenis
Rosa centifolia.

Minyak mawar berwarna kuning pucat atau kuning keabu-abuan juga disebut minyak ‘Rose Absolute’ untuk membedakannya dengan minyak mawar yang sudah diencerkan. Penyulingan menghasilkan minyak mawar dengan perbandingan 1/3.000 sampai 1/6.000 dari berat bunga, sehingga dibutuhkan 2.000 bunga mawar untuk menghasilkan minyak mawar sebanyak 1 gram.

Minyak mawar terdiri dari geraniol beraroma wangi yang mempunyai rumus kimia C10H18O dengan rumus bangun CH3.C[CH3]:CH.CH2.CH2.C[CH3]:CH.CH2OH dan l-sitronelol; serta rose camphor (parafin tanpa bau).

Mawar dan kebudayaan

[sunting
|
sunting sumber]

Lukisan bunga mawar oleh Renoir

Dalam kebudayaan Barat, mawar adalah bunga lambang cinta dan kecantikan. Bunga mawar dianggap suci untuk beberapa dewa dalam mitologi Yunani seperti Isis dan Aprodite.

Bunga mawar adalah bunga nasional Inggris dan digunakan sebagai lambang tim nasional rugby Inggris dan Rugby Football Union di Inggris.

Di Kanada, bunga mawar liar merupakan bunga provinsi Alberta. Di Amerika Serikat, bunga mawar merupakan bunga negara bagian Iowa, North Dakota, Georgia, dan New York. Kota Portland di negara bagian Oregon yang setiap tahunnya mengadakan festival bunga mawar sering disebut “Kota Bunga mawar.”

Bunga mawar merupakan simbol anti-kekerasan di Georgia sewaktu terjadi Revolusi Mawar pada tahun 2003.

Selain itu, bunga mawar sering dijadikan objek lukisan oleh banyak pelukis. Pelukis Prancis bernama Pierre-Joseph Redouté terkenal dengan lukisan berbagai spesies bunga mawar yang digambar dengan sangat teliti.

Bagi kalangan tertentu, bunga mawar merupakan lambang cinta, ini tercermin dalam pergaulan. Misalnya, seseorang yang memberikan setangkai mawar merah kepada gadis pujaannya, berarti mengisyaratkan pernyataan cinta. Jawaban yang ditunggu tentu saja mawar merah, yang menyatakan bahwa si gadis membalas cintanya.[11]

Mawar juga digunakan sebagai nama sebuah permainan, yakni lembar-lembar mahkota bunga mawar.

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b




    “Arti kata mawar”. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud.
    KBBI Daring
    . Diakses tanggal
    9 Agustus
    2022
    .




  2. ^


    a




    b




    “Arti kata ros”. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud.
    KBBI Daring
    . Diakses tanggal
    9 Agustus
    2022
    .





  3. ^

    Vries, DPD, LAM Dubois. 2004. Early selection in hybird Tea-rose seedlings for cut stem length.
    Euphyt
    26(3): 761-767

  4. ^

    Ercisli, S. 2005. Rose(Rosa spp.) Germplasm Resources of Turkey.
    Genet Resour and crop Evolut
    52(2):787-795

  5. ^

    Senapati SK, Rout GR. 2008. Study of culture conditions for improved micropropagation of hybrid rose. Hort. Sci. (Prague) 35: 27-34.

  6. ^

    Novita L. 2008. Induksi perakaran pada tanaman mawar (Rosa hybrida) secara in vitro. [terhubung berkala]. http://digilib.biologi.lipi.go.id/view.html?idm=38597[30
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]


    Nov 2009].

  7. ^

    Pati, PK, SP Rath, M Sharma,A Sood, PS Ahuja. 2006.
    in vitro
    propagation of rose: a review.
    Biotechnol.
    Adv. 24: 94-114.

  8. ^

    Razavizadeh R, Ehsanpour AA. 2008. Optimization of in vitro propagation of Rosa hybrida L. Cultivar black red. American-Eurasian J. Agric. & Environ. Sci. 3 (1): 96-99.

  9. ^

    Altman A. 2000. Micropropagation of plants, principles and practice. In: SPIER, R.E.Encyclopedia of Cell Technology. New York:JohnWilley&Sons, pp. 916-929.

  10. ^

    Hameed N, Shabbir A, Ali A, Bajwa R. 2006. In vitro micropropagation of disease free rose (Rosa indica L.). Mycopath 4 (2): 35-38.

  11. ^

    Bunga-Bunga bermakna.
  • Easy and Elegant Rose Design, E. S. Platt, photographs by A. Detrick. Fulcrum Publishing, ISBN 1-55591-476-4

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Indonesia)
    Warung Informasi dan Teknologi Bantul Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine. Budidaya Pertanian Mawar
  • (Inggris)
    HelpMeFind Roses Jenis-jenis mawar berikut foto
  • (Inggris)
    Dr. Griffith Buck Roses Diarsipkan 2006-04-30 di Wayback Machine. Mawar hasil persilangan Dr. Griffith Buck



Tuliskan Beberapa Varietas Bunga Mawar Yang Ada Di Indonesia

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Mawar