Dua Benda Bermuatan Listrik Tarik Menarik Dengan Gaya 2 N

By | August 9, 2022

Dua muatan elektrik sejenis n sogokan-menjorokkan dan dua tanggung listrik tidak seikhwan unggut. Ini berjasa antara dua muatan listrik timbul gaya listrik (tolak-menolak atau tarikmanarik). Afiliasi kecenderungan tarik atau tolak antara dua bola bermuatan dengan jarak kedua beban diteliti makanya seorang ahli fisika berkebangsaan Prancis bernama Charles Coulomb, plong 1785. Peralatan yang digunakan sreg eksperimennya adalah neraca puntir yang mirip dengan nisbah pelintir yang digunakan makanya Cavendish pada percobaan gravitasi. Bedanya, puas perimbangan pelintir Coulomb massa benda digantikan oleh bola mungil bermuatan.

Kerjakan memperoleh muatan yang bervariasi, Coulomb menggunakan cara induksi. Umpama contoh, pertama pikulan pada setiap bola adalah qo, besarnya muatan tersebut bisa dikurangi ingga menjadi 1/two qo

dengan cara membumikan salah suatu bola agar pikulan terlepas kemudian kedua bola dikontakkan kembali. Hasil eksperimen Coulomb menyangkut gaya yang dilakukan muatan bintik terhadap muatan titik lainnya yakni :

“besarnya tren tarik-menjujut atau tolak-menunda antara dua benda bermuatan listrik (yang kemudian disebut gaya Coulomb) berbanding lurus dengan barang bawaan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.”

sehingga persamaan yang dapat ditulis menjadi :

Proklamasi : F : Gaya Colulomb ( Northward )

chiliad : Bilangan konstanta 1/4πε = nine.10ix
Nm2/C2

q1,q2

: Muatan setrum lega benda one dan ii ( C )

r : Jarak antara dua muatan ( m )

Agar lebih mudah dimengerti perhatikan ilustrasi gambar di sumber akar ini.



Kerangka 1                              Rangka ii

Pada gambar 1 partikel memiliki muatan yang berbeda, sehingga unsur tersebut saling tarik menyeret. kedua partikel tersebut memiliki jarak sehingga bisa mempengaruhi raksasa tendensi coulomb yang dihasilkan. Selaras halnya dengan gambar 2 nan memiliki tanggung yang sama sehingga terjadi n sogokan-menolak antar kedua muatan tersebut. Kedua muatan terpisah dengan jarak r. Semakin lautan jarak antara kedua partikel tersebut maka semakin kecil tendensi Coulombnya. Sehingga jarak kedua partikel menjadi berbanding terbalik dengan F ( gaya Coulomb).Gaya Coulomb separas dengan kedua muatannya.

Baca Juga :   Tentukan Koordinat Titik P Yang Terletak Pada Garis Ab Jika

Mode Coulomb termasuk besaran vektor. Apabila lega sebuah benda bermuatan dipengaruhi oleh benda bermuatan elektrik lebih pecah suatu, maka
besarnya gaya Coulomb yang berkarya pada benda itu sebagaimana jumlah vektor dari tiap-tiap gaya coulomb yang ditimbulkan oleh sendirisendiri benda bermuatan tersebut.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya mode coulomb merupakan gaya interaksi puas dua partikel yang memiliki jarak. Bagaimana dengan interaksi dengan tiga partikel beban listrik nan ubah berinteraksi ? Kita bisa mencari gaya coulomb dengan mandu menjumlahkan vektor dari tendensi nan dihasilkan tiap elemen yang menjadi acuannya. Cak semau beberapa keadaan yang dapatkita hitung dengan gaya rersultannya.

Resultan Gaya Coulomb



1 Posisi partikel segaris.

Perhatikan gambar di atas. Partikel lega bentuk tersebut posisinya segaris dengan posisi partikel nan lainnya. Lega gambar tersebut partikel yang dihitung resultannya adalah F1. Pulang ingatan bahwa gaya coulomb merupakan besaran vektor. Kaprikornus arah vektor sangat menentukan besarnya resultan nan terjadi pada Fone. Sehingga kemiripan untuk partikel yang sejajar adalah :

Seperti lega gambar sebelumnya tampak bahwa sebelah vektor yang dihasilkan berlainan pada setiap penghitungan gaya tiap-tiap muatan. Tren nan arah vektornya ke kanan maka dianggap positif dan kecenderungan yang arahnya ke kiri maka dianggap subversif. jadi penjumlahan resultan vektor pada haya Coulomb terampai pada sisi bermula vektor itu seorang.

2. Posisi Anasir tidak sejajar

Gambar di atas terlihat bahwa partikel dalam posisi tida segaris. Sehingga dalam posisinya memiliki sudut antara partikel yang enggak. Pada tulang beragangan ini yang dicari F resultannya adalah F1. F13

merupakan interaksi pada partikel q1

dan q3

nan merupakan ubah n sogokan menolak. F12
merupakan interaksi tendensi pada q1

dan q3

dan saling tarik meruntun. Jika dihubingkan seperti pada rang akan membentuk sudut Θ sehingga F resultan cak semau puas Fi. Sehingga persamaan gaya resultannya akan menjadi :

Baca Juga :   Harga Susu Sgm 6 12 Bulan Di Alfamart

Source: https://husnaarifaputri.wordpress.com/2015/06/17/gaya-interaksi-pada-dua-muatan-dan-resultan-gaya-coulomb/

Dua Benda Bermuatan Listrik Tarik Menarik Dengan Gaya 2 N

Source: https://asriportal.com/dua-benda-bermuatan-listrik-tarik-menarik-dengan-gaya-2n/