Sikap Kita Sebagai Siswa Untuk Meneruskan Perjuangan Para Pahlawan Adalah

By | August 8, 2022

4 Cara Nyata nan Bisa Dilakukan Generasi Z bagi Melanjutkan Penampikan Para Pahlawan

Para pahlawan yang memperjuangkan independensi Indonesia memang mutakadim gugur bertahun-tahun yang lalu. Tapi tongkat estafet perjuangan mereka nggak boleh luntur dimakan tahun. Meskipun negara ini sudah merdeka, bukan berarti persabungan harus tersuntuk begitu sahaja.

Adalah tugas kita sebagai generasi muda untuk melanjutkan perjuangan mereka. Seenggaknya 5 hal ini bisa kamu untuk bikin menyinambungkan bantahan para pahlawan dalam menggapai cita-cita bangsa. Segala saja? Simak selengkapnya di dasar berikut ini.

1.

Menghafaz jasa pahlawan

Gaes, pernahkah engkau mendengar kalimat
“nasion yang besar adalah bangsa yang mengagungkan jasa pahlawannya.”?

Yap! Nggak bisa dipungkiri, masa ini, banyak generasi muda nan mengaku gaul dan kekinian tapi nggak tahu adapun sejarah perjuangan bangsa Indonesia meskipun tahun dibangku sekolah sudah aliansi dipelajari. Ironis bukan?

Gaul dan kekinian itu normal-sah doang, gaes. Tapi menjadi generasi muda yang gaul, kekinian dan bisa mengenali, memahami, serta mengingat jasa-jasa para pahlawannya itu luar biasa sekali, lho.

Terimalah, cak bagi bisa membutikan seberapa sira mengidentifikasi jasa-jasa para pahlawan, yuk, jawab Taksir-Teka-teki Mengenai Situasi 10 November 1945 berikut ini. Kira-kira kamu bisa menjawab semuanya dengan benar atau lebih lagi sebaliknya.

2.

Berprestasi di bidang yang kamu geluti

Pelecok satu hal nan paling utama dan terlazim kamu tanamkan kerumahtanggaan pikiranmu sebagai generasi muda adalah beliau harus dapat berkontribusi pada nasion dengan menyerahkan karya dan prestasi nan bermanfaat.

Well, kamu nggak perlu, kok, menguasai semua bidang kepiawaian yang ada di dunia ini. Sepan menjadikan dirimu unggul di latar nan sesuai dengan bakat, mina dan
passion-mu. Dan jadikan kelebihanmu itu sebagai contoh maujud kalau ada kontribusi yang beliau lakukan buat dirimu sendiri, lingkungan di sekitarmu, serta negara.

Baca Juga :   Fungsi Indeks Dalam Buku Nonfiksi Adalah

Asah kemampuanmu seharusnya bisa menjadi penduduk negara yang selalu mencecerkan kekuatan untuk bangsa dan mahajana Indonesia. Di mana pun kamu berada teruslah meraih prestasi, teruslah membuat karya dan kerjakan apapun yang bisa membangun bangsa Indonesia ini.

Kalau kamu masih duduk di dipan pendidikan (baik itu sekolah/kampus) atau sudah lalu berada di bumi pekerjaan, berusahalah terus buat memperalat kesempatanmu secara maksimal. Intinya, satah apa pun yang kamu geluti, selama itu positif dan nggak melenceng dari cita-cita bangsa, maka LAKUKANLAH!

3.

Berinovasi dan sigap dengan perubahan jaman

Disadari atau nggak, terserah banyak perubahan nan selalu terjadi di sekitar kamu seiring dengan jalan jaman yang semakin berkembang. Perkembangan ini, tentunya juga harus diimbangi dengan perkembangan manusianya, dong?

Setiap orang, terutama generasi muda, harus membekali dirinya dengan kecerdasan, inovasi dan kreatifitas. Kalau mereka nggak memiliki itu semua, mereka akan tergilas dengan sendirinya oleh perkembangan jaman. Tapi, semuanya itu lagi tegar harus diimbangi dengan sifat toleransi dalam keberagaman provinsi.

Trus, gimana caranya bakal bisa berinovasi dan sigap dengan perubahan jaman? Caranya tercecer sekali, gaes.

Ikutlah
campaign
sosial, timbrung pertukaran siswa—pokoknya ikutilah kegiatan positif yang boleh membentuk kamu terus mengembangkan diri. Selain itu, anda juga teradat membuka pikiranmu seluas-luasnya. Karena kalau sira menutup diri semenjak perubahan, lain hanya dirimu saja nan akan tertinggal tapi kembali pemikiranmu.

4.

Budayakan berlawanan manipulasi

Engkau rangkaian nyontek? Pernah nitip absen sederajat temen waktu di kampus? Wasilah datang terbelakang ke sekolah/kampus? Afiliasi telat/nggak mengumpulkan tugas? Atau sering numpang nama doang waktu kerja kerubungan?

Asal kamu luang saja, ya, gaes. Itu semua adalah sejumlah contoh kecil dari tindakan korupsi di lingkaran peserta dan mahasiswa yang tanpa disadar pasti pernah kamu untuk.

Baca Juga :   Contoh Puisi 3 Bait 4 Baris

Hah! Kok, bisa korupsi?
Well, korupsi nggak cuma berhubungan sama uang, ya, gaes. Dapat dikatakan, korupsi merupakan tindakan korupsi bikin memperoleh suatu keuntungan.

Last but not least, bakal melanjutkan perjuangan para pahlawan, jadilah generasi yang berlawanan manipulasi. Karena penyelewengan merupakan kejahatan yang tak namun merugikan diri sendiri tapi juga turunan enggak.

Coba, deh, kamu bayangkan. Kalau kecurangan nggak diberantas dan dibiarkan saja, pastilah negara ini akan bobrok di hari depan. Mulailah tanamkan hal itu di n domestik pikiran dan hati nuranimu. Cari tahu apa saja, sih, dampak berpangkal penyelewengan kendati kamu lebih memahami alasan mengapa dia harus bertentangan korupsi.

Kalau kamu mutakadim paham, coba terapkan konsep bertentangan kecurangan itu mulai dari diri koteng, lingan keluarga, mileu organisasi nan sira ikuti, lingkup sekolah atau kampus hingga lingkungan di medan kerja sekalipun.

***

Well, meneruskan perjuangan nggak harus dengan tempur di medan perang. Melainkan tempur melawan diri sendiri dari sifat indolen. Kita harus bersemangat buat menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa memberikan guna buat orang bukan dan juga negara.

Ingat! Kita adalah generasi penerus nan mempunyai tugas besar untuk bisa melanjutkan perjuangan pahlawan demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik sekali lagi.

Baca juga:

  • 13 Peristiwa yang Harus Dicontoh Mahasiswa Dari Bung Tomo
  • Sukarno, Hatta, Sutomo—Apa Yang Kamu Tahu Adapun Sisi Akademis Mereka?
  • ​​
    Kenalan Sama Para Pahlawan Muda dan Penemuan Uniknya

(Sumber gambar: mistergatra.blogspot.com, distinctiontutorial.com, corruptionwatch.org.za)

Sikap Kita Sebagai Siswa Untuk Meneruskan Perjuangan Para Pahlawan Adalah

Source: https://rencanamu.id/post/sudut-pandang/4-cara-nyata-yang-bisa-dilakukan-generasi-z-untuk-melanjutkan-perjuangan-para-pahlawan