Molekul Artinya Dalam Kamus Bahasa Indonesia

By | August 8, 2022

Mulai sejak Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Citra AFM 1,5,9-triokso-13-azatriangulena beserta struktur kimianya.[3]

Sebuah
anasir
yaitu gugusan yang secara elektris biasa yang tersusun terbit dua atau lebih unsur yang ganti berikatan melalui ikatan ilmu pisah.[4]
[5]
[6]
[7]
[8]
Molekul dibedakan dari ion berlandaskan ketiadaan beban listrik. Semata-mata, kerumahtanggaan fisika kuantum, ilmu pisah organik, dan biokimia, istilah
partikel
demap digunakan dengan kira longgar, juga digunakan buat ion poliatomik.

Internal teori kinetika asap, istilah
molekul
caruk digunakan bikin elemen gas apapun tanpa memperdulikan komposisinya. Menurut definisi ini, atom asap mulia dianggap umpama molekul andai zarah monoatomik.[9]

Suatu anasir dapat homonuklir, yaitu, mengandung elemen-atom berpokok suatu unsur kimia, misalnya oksigen (O2); alias dapat sekali lagi riil heteronuklir, suatu senyawa kimia yang tersusun dari kian terbit suatu anasir, misalnya air (H2O). Anasir dan obsesi nan terhubung menerobos ikatan non kovalen, seperti nikah hidrogen ataupun ikatan ionik, umumnya dianggap sebagai atom tunggal.[10]

Unsur umpama komponen materi normal terletak dalam zat organik (dan biokimia tentunya). Mereka menyusun sebagian besar samudera dan atmosfer. Sahaja, mayoritas zat padat yang kita kenal di Dunia, termasuk sebagian besar mineral yang membentuk kerak, jas hujan, dan inti dunia, mengandung banyak susunan kimia, tetapi
tidak
tersusun berpokok molekul yang dapat diidentifikasi. Selain itu, tidak ada molekul yang khas yang bisa didefinisikan umpama intan buatan ionik (garam) dan intan buatan kovalen (padatan jaringan kovalen,
network solid), lamun ini sering tersusun dari sel unit yang berulang sehingga mewujudkan permukaan (seperti dalam grafena) ataupun tiga matra (seperti intan, kuarsa, alias sodium klorida). Tema struktur sel unit yang berulang juga main-main untuk sebagian raksasa fase paling padat dengan ikatan besi, yang artinya bahwa logam padat juga enggak terbuat dari molekul. Dalam kaca (zat padat nan berada kerumahtanggaan keadaan vitreous lain teratur), atom-zarah juga dapat disatukan maka dari itu ikatan kimia tanpa adanya unsur definitif apapun, alias tanpa adanya keterulangan unit yang terintegrasi seperti mana pada intan imitasi.

Sains molekular

[sunting
|
sunting sendang]

Sains molekul disebut
kimia molekular
atau
fisika molekular, tergantung fokusnya apakah fokus lega kimia maupun fisika. Kimia molekular berurusan dengan syariat-hukum yang mengatur interaksi antara molekul nan menghasilkan pembentukan dan pemecahan sangkutan kimia, temporer fisika molekular berurusan dengan syariat-hukum nan mengatur struktur dan sifat-sifatnya. Namun pada prakteknya, perbedaan ini tidak tegas. Privat sains molekular, satu atom terdiri semenjak satu sistem stabil (keadaan ikatan [en]
yang tersusun berpokok dua atau kian partikel. Ion poliatomik kadang-kadang dapat dianggap sebagai molekul bermuatan listrik. Istilah
molekul lain stabil
digunakan kerjakan molekul yang sangat reaktif, yaitu pencantuman paser ringkas (resonansi) elektron dan inti atom, sebagai halnya radikal, ion-ion molekul, molekul Rydberg, keadaan transisi, kegandrungan van der Waals, atau sistem bersumber tumbukan atom sebagai halnya kondensat Bose–Einstein.

Sejarah dan etimologi

[sunting
|
sunting sumber]

Menurut Merriam-Webster dan Online Etymology Dictionary, istilah “molecule” diturunkan dari the bahasa Latin “moles” maupun unit kecil massa.

  • Molecule
    (1794) – “partikel yang teramat halus”, bersumber bahasa Prancis
    molécule
    (1678), dari bahasa Neo-Latin
    molecula, katai dari bahasa Latin
    moles
    “konglomerat, pengadang”. Awal maknanya taksa-samar; kecondongan kata (digunakan setakat akhir abad 18 hanya intern kerangka Latin) dapat ditelusuri ke makulat Descartes.[11]
    [12]

Definisi molekul telah berkembang seiring kenaikan pengetahuan mengenai struktur molekul. Definisi sebelumnya sedikit tepat, mendefinisikan molekul sebagai “partikel terkecil dari zat kimia zakiah yang masih mempertahankan tata letak dan sifat kimianya”.[13]
Definisi ini sering terpatahkan karena banyak zat intern camar duka normal, seperti batuan, garam, dan logam, terdiri berpokok jaringan batu belanda raksasa dari unsur maupun ion yang berikatan secara kimia, doang tidak terbuat berusul elemen diskrit.

Baca Juga :   Materi Matematika Wajib Kelas 11 Semester 2

Pernah

[sunting
|
sunting sumber]

Zarah disatukan oleh ikatan kovalen atau ikatan ion. Bilang macam unsur nonlogam hanya cak semau sebagai molekul di lingkungan. Laksana pola, hidrogen doang suka-suka sebagai partikel hidrogen. Sebuah atom fusi terbuat berasal dua zarah atau kian.[14]

Kovalen

[sunting
|
sunting sumur]

Pembentukan ikatan kovalen H2
(kanan) di mana dua atom hidrogen berbagi dua elektron.

Ikatan kovalen adalah nikah kimia yang mengikutsertakan penjatahan pasangan elektron di antara atom. Pasangan elektron ini disebut
pasangan bersama
maupun
pasangan gayutan, dan keseimbangan stabil berasal tendensi tarik dan tolak antar atom, ketika mereka berbagi elektron hal itu disebut
ikatan kovalen.[15]

Ionik

[sunting
|
sunting sumber]

Ikatan ionik yaitu sejenis perhubungan ilmu pisah yang melibatkan daya tarik elektrostatik antara ion dengan muatan berlawanan, dan merupakan interaksi utama nan terjadi plong senyawa ionik. Ion yaitu atom yang telah kehilangan suatu atau makin elektron (disebut kation) dan atom nan telah mendapatkan satu alias kian elektron (disebut anion).[16]
Transfer elektron ini disebut
elektrovalensi
yang merupakan n partner dari kovalensi. Dalam kasus yang paling sederhana, kation adalah partikel logam dan anion adalah anasir nonlogam, tetapi ion ini boleh menjadi lebih musykil, misalnya, ion molekuler seperti
NH
+
4


atau
SO
2−
4

. Sederhananya, ikatan ionik adalah transfer elektron dari besi ke nonlogam hendaknya kedua atom mendapatkan kelopak valensi yang terisi penuh.

Ukuran unsur

[sunting
|
sunting sumber]

Kebanyakan molekul terlalu boncel untuk dilihat dengan ain telanjang, tapi terdapat pengecualian. DNA, sebuah makromolekul, dapat mencapai ukuran makroskopis, seperti kebanyakan partikel polimer. Molekul yang biasa digunakan sebagai blok pembangun bagi fusi organik n kepunyaan format beberapa angstrom (Å) sampai bilang dupa Å, maupun sekitar seper satu miliar meter. Molekul spesial biasanya tidak bisa diamati oleh cahaya (sama dengan disebutkan di atas), tetapi zarah kecil dan bahkan kerangka atom dapat ditelusuri dalam sejumlah keadaan dengan menggunakan mikroskop kecenderungan atom. Sejumlah molekul terbesar ialah makromolekul atau supermolekul.

Partikel terkecil ialah hidrogen diatomik (H2), dengan panjang perhubungan 0,74 Å.[17]

Jari-deriji molekul yang efektif adalah ukuran nan ditunjukkan molekul dalam enceran.[18]
[19]
Diagram permselektivitas berjenis-jenis zat [en]
berisi konseptual-kamil ini.

Rumus anasir

[sunting
|
sunting sendang]

Spesies rumus kimia

[sunting
|
sunting sendang]

Rumus kimia bakal molekul menunggangi suatu baris simbol atom kimia, skor, dan terkadang juga bunyi bahasa lainnya, sama dengan tanda kurung, tanda hubung (dash), tanda kurung lekukan, dan nama
plus
(+) dan
minus
(−). Ini tekor pada satu saf tipografi simbol, nan mungkin mencaplok subskrip dan tika atas.

Rumus empiris senyawa yakni jenis rumus kimia yang adv amat sederhana.[20]
Ini adalah neraca garis hidup bulat paling terlambat berbunga unsur kimia pembentuknya.[21]
Sebagai contoh, air selalu terdiri dari neraca 2:1 elemen hidrogen terhadap atom oksigen, dan etil alkohol ataupun etanol besar perut terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen privat rasio 2:6:1. Hanya, ini tidak menentukan macam molekul secara unik – dimetil eter n kepunyaan skala nan sama sebagai halnya etanol, misalnya. Anasir dengan atom yang proporsional kerumahtanggaan susunan yang berbeda disebut isomer. Juga karbohidrat, misalnya, memiliki rasio yang sama (karbonium:hidrogen:oksigen = 1:2:1) (dan dengan demikian rumus empiris yang sebabat) namun total atom dalam molekulnya berbeda.

Rumus molekul mencerminkan jumlah atom yang tepat yang membentuk molekul dan mengkarakterisasi elemen yang berbeda. Namun isomer nan farik dapat n kepunyaan komposisi partikel yang sekelas detik menjadi elemen yang berbeda.

Rumus empiris sering kali seperti rumus atom tapi tidak selalu. Andai contoh, molekul asetilena memiliki rumus molekul C2H2, belaka perbandingan unsur yang paling sederhana yakni CH.

Agregat molekul dapat dihitung berasal rumus kimia dan dinyatakan internal satuan agregat molekul halal sama dengan 1/12 massa atom karbon-12 (isotop
12C) netral. Untuk padatan jaringan, istilah unit rumus digunakan intern rekaan stoikiometri.

Rumus struktur

[sunting
|
sunting sumber]

Cak bagi elemen dengan struktur 3 ukuran yang rumit, terutama nan melibatkan atom yang terpincut pada empat substituen yang berbeda, formula molekul sederhana atau bahkan rumus ilmu pisah semi-sistemis mungkin tidak sepan bikin menentukan unsur secara lengkap. Dalam kasus ini, siapa diperlukan keberagaman formula ilustratif yang disebut rumus struktur. Rumus struktur pada gilirannya dapat diwakili dengan nama kimia satu format, tetapi nomenklatur kimia semacam itu membutuhkan banyak introduksi dan istilah yang enggak merupakan bagian berpunca rumus kimia.

Geometri molekul

[sunting
|
sunting sumber]

Molekul mempunyai kesetimbangan geometri—tingkatan dan sudut ikatan—konstan yang dengannya mereka terus berosilasi melalui gerak pulsa dan sirkulasi. Bahan murni terdiri berpangkal molekul dengan struktur geometris galibnya yang sama. Rumus kimia dan struktur atom yaitu dua faktor utama yang menentukan sifat-sifatnya, terutama reaktivitasnya. Isomer berbagi rumus kimia tapi umumnya memiliki resan yang sangat farik karena strukturnya nan farik. Stereoisomer, jenis isomer tertentu, memiliki sifat fisiko-ilmu pisah nan sangat mirip dan pron bila bersamaan berbeda aktivitas biokimianya.

Spektroskopi molekuler

[sunting
|
sunting mata air]

Hidrogen dapat dibebaskan dari molekul H2TPP dengan menerapkan voltase sesak ke ujung mikroskop penerowongan payaran (STM, a); penghilangan ini memungkiri kurva arus-voltase (I-V) dari molekul TPP, nan diukur dengan menunggangi ujung STM yang setimbang, pecah seperti dioda (kurva merah di b) menjadi seperti resistor (kurva hijau). Gambar (c) menunjukkan deretan molekul TPP, H2TPP dan TPP. Saat memindai gambar (d), guna voltase diterapkan lega H2TPP lega noktah hitam, yang secara sedarun menghilangkan hidrogen, seperti yang ditunjukkan pada adegan bawah (d) dan kerangka hasil pemindaian ulang (e). Penggelapan sejenis itu bisa digunakan dalam elektronika molekul singularis.[23]

Spektroskopi molekuler
berhubungan dengan respon (spektrum) molekul yang berinteraksi dengan sinyal probing energi yang diketahui (atau frekuensi, sesuai dengan rumus Planck). Molekul mempunyai tingkat energi terkuantisasi yang boleh dianalisis dengan mendeteksi pertukaran energi unsur melintasi absorbansi atau emisi.[24]
Spektroskopi umumnya tidak mengacu pada studi difraksi di mana partikel begitu juga neutron, elektron, alias terang-X energi tinggi yang berinteraksi dengan susunan anasir reguler (begitu juga privat batu belanda).

Spektroskopi gelombang listrik mikro lazimnya menimbang perlintasan rotasi zarah, dan boleh digunakan untuk mengidentifikasi molekul di luar angkasa. Spektroskopi inframerah menimbang pertukaran vibrasi elemen, tercatat
stretching,
bending
atau
twisting. Ini kebanyakan digunakan untuk mengidentifikasi jenis ikatan alias gugus fungsi dalam molekul. Pergantian pengaruh elektron menghasilkan kolek pengisapan alias emisi lega sinar ultraviolet, sinar terbantah alias inframerah dekat, dan menghasilkan warna. Spektroskopi resonansi inti sebenarnya mengukur mileu inti tertentu dalam molekul, dan dapat digunakan cak bagi mengkarakterisasi jumlah atom dalam posisi yang farik dalam molekul.

Aspek teoretis

[sunting
|
sunting sumber]

Riset mengenai atom melalui fisika molekuler dan kimia teoretis sebagian besar didasarkan pada mekanika kuantum dan sangat penting bagi memahami ikatan kimia. Molekul yang paling tersisa ialah ion-molekul hidrogen,
H
+
2

, dan yang paling tersisa dari semua ikatan kimia adalah interelasi satu elektron.
H
+
2


terdiri mulai sejak dua proton bermuatan positif dan satu elektron bermuatan negatif, nan berarti bahwa paralelisme Schrödinger buat sistem tersebut boleh dipecahkan makin mudah karena kurangnya tolakan elektron–elektron. Seiring dengan kepesatan perkembangan komputer digital, solusi pendekatan untuk molekul nan lebih elusif menjadi mungkin dan merupakan riuk satu aspek utama dari ilmu pisah komputasi.

Saat mencoba lakukan menentukan secara ketat apakah hubungan atom
cukup stabil
bikin dianggap sebagai molekul, IUPAC mengajurkan kiranya “sesuai dengan depresi pada parasan energi potensial yang sepan intern cak bagi membatasi sekurang-kurangnya satu hal vibrasi”.[4]
Definisi ini tidak bergantung puas rasam interaksi antara atom, tetapi hanya plong faedah interaksi. Sepantasnya, ini termaktub spesies yang terikat loyo yang secara tradisional tidak dianggap sebagai anasir, seperti helium dimer, He2, yang memiliki satu keadaan aliansi getaran[25]
dan terikat secara longgar sehingga belaka dapat diamati pada master yang lewat abnormal.

Stabil-tidaknya
wasilah atom buat dianggap sebagai partikel secara inheren yakni definisi operasional. Secara filosofis, oleh karena itu, sebuah unsur bukanlah entitas fundamental (sebaliknya, misalnya, terhadap partikel sumber akar); sebaliknya, konsep molekul adalah prinsip kimiawan untuk takhlik pernyataan yang berguna tentang kemujaraban interaksi nisbah atom di manjapada yang kita amati.

Baca Juga :   Gambar Lapangan Bulu Tangkis Dengan Benar Beserta Ukurannya

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumber]

  • Atom
  • Polaritas kimia
  • Ikatan kovalen
  • Molekul diatomik
  • Daftar senyawa kimia
  • Daftar molekul interstelar dan sirkumstelar [en]
  • Perangkat panjang hati perancang molekul [en]
  • Rekayasa atom
  • Ilmu ukur molekul
  • Hamiltonan molekul [en]
  • Ion poliatomik
  • Pemodelan molekul [en]
  • Orbital elemen
  • Pertalian non kovalen
  • Sistem periodik molekul kerdil [en]
  • Molekul kecil
  • Nisbah organ lunak kerjakan pemodelan mekanika zarah [en]
  • Molekul van der Waals
  • World Wide Molecular Matrix

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    Iwata, Kota; Yamazaki, Shiro; Mutombo, Pingo; Hapala, Prokop; Ondráček, Martin; Jelínek, Pavel; Sugimoto, Yoshiaki (2015). “Chemical structure imaging of a single molecule by atomic force microscopy at room temperature”.
    Nature Communications.
    6: 7766. Bibcode:2015NatCo…6E7766I. doi:10.1038/ncomms8766. PMC4518281alt=Dapat diakses gratis
    . PMID 26178193.





  2. ^


    Dinca, L. E.; De Marchi, F.; MacLeod, J. M.; Lipton-Duffin, J.; Gatti, R.; Ma, D.; Perepichka, D. F.; Rosei, F. (2015). “Pentacene on Ni(111): Room-temperature molecular packing and temperature-activated conversion to graphene”.
    Nanoscale.
    7
    (7): 3263–9. Bibcode:2015Nanos…7.3263D. doi:10.1039/C4NR07057G. PMID 25619890.





  3. ^


    Hapala, Prokop; Švec, Martin; Stetsovych, Oleksandr; Van Der Heijden, Nadine J.; Ondráček, Martin; Van Der Lit, Joost; Mutombo, Pingo; Swart, Ingmar; Jelínek, Pavel (2016). “Mapping the electrostatic force field of single molecules from high-resolution scanning probe images”.
    Nature Communications.
    7: 11560. Bibcode:2016NatCo…711560H. doi:10.1038/ncomms11560. PMC4894979alt=Dapat diakses gratis
    . PMID 27230940.




  4. ^


    a




    b



    IUPAC,
    Compendium of Chemical Terminology, 2nd ed. (the “Gold Book”) (1997). Online corrected version:  (2006–) “Molecule”.

  5. ^


    Ebbin, Darrell D. (1990).
    General Chemistry
    (edisi ke-3rd). Boston: Houghton Mifflin Co. ISBN 0-395-43302-9.





  6. ^


    Brown, Tepi langit.L.; Kenneth C. Kemp; Theodore L. Brown; Harold Eugene LeMay; Bruce Edward Bursten (2003).
    Chemistry – the Central Science
    (edisi ke-9th). New Jersey: Prentice Hall. ISBN 0-13-066997-0.





  7. ^


    Chang, Raymond (1998).
    Chemistry
    (edisi ke-6th). New York: McGraw Hill. ISBN 0-07-115221-0.





  8. ^


    Zumdahl, Steven S. (1997).
    Chemistry
    (edisi ke-4th). Boston: Houghton Mifflin. ISBN 0-669-41794-7.





  9. ^


    Chandra, Sulekh (2005).
    Comprehensive Inorganic Chemistry. New Age Publishers. ISBN 81-224-1512-1.





  10. ^


    “Molecule”.
    Encyclopædia Britannica. 22 January 2016. Diakses sungkap
    23 February
    2016
    .





  11. ^


    Harper, Douglas. “molecule”.
    Online Etymology Dictionary
    . Diakses tanggal
    2016-02-22
    .





  12. ^


    “molecule”. Merriam-Webster. Diakses tanggal
    22 February
    2016
    .





  13. ^

    Molecule Definition (Frostburg State University)

  14. ^


    “The Hutchinson unabridged encyclopedia with kar and weather guide”.
    worldcat.org. Oxford, England. Diakses tanggal
    28 February
    2016
    .





  15. ^


    Campbell, Neil A.; Brad Williamson; Robin J. Heyden (2006).
    Biology: Exploring Life. Boston, Massachusetts: Pearson Prentice Hall. ISBN 0-13-250882-6. Diakses rontok
    2012-02-05
    .





  16. ^


    Campbell, Flake C. (2008-01-01).
    Elements of Metallurgy and Engineering Alloys
    (dalam bahasa Inggris). ASM International. ISBN 9781615030583.





  17. ^


    Roger L. DeKock; Harry B. Gray; Harry B. Gray (1989).
    Chemical structure and bonding. University Science Books. hlm. 199. ISBN 0-935702-61-X.





  18. ^


    Chang RL; Deen WM; Robertson CR; Brenner BM. (1975). “Permselectivity of the glomerular capillary wall: III. Restricted transport of polyanions”.
    Kidney Int.
    8
    (4): 212–218. doi:10.1038/ki.1975.104. PMID 1202253.





  19. ^


    Chang RL; Ueki IF; Troy JL; Deen WM; Robertson CR; Brenner BM. (1975). “Permselectivity of the glomerular capillary wall to macromolecules. II. Experimental studies in rats using neutral dextran”.
    Biophys J.
    15
    (9): 887–906. Bibcode:1975BpJ….15..887C. doi:10.1016/S0006-3495(75)85863-2. PMC1334749alt=Dapat diakses gratis
    . PMID 1182263.





  20. ^


    Wink, Donald J.; Fetzer-Gislason, Sharon; McNicholas, Sheila (2003-03-01).
    The Practice of Chemistry
    (dalam bahasa Inggris). Macmillan. ISBN 9780716748717.





  21. ^


    “ChemTeam: Empirical Formula”.
    www.chemteam.info
    . Diakses tanggal
    2017-04-16
    .





  22. ^


    Hirsch, Brandon E.; Lee, Semin; Qiao, Bo; Chen, Chun-Hsing; McDonald, Kevin P.; Tait, Steven L.; Flood, Amar H. (2014). “Anion-induced dimerization of 5-fold symmetric cyanostars in 3D crystalline solids and 2D self-assembled crystals”.
    Chemical Communications.
    50
    (69): 9827–30. doi:10.1039/C4CC03725A. PMID 25080328.





  23. ^


    Zoldan, V. C.; Faccio, R; Pasa, A. A. (2015). “Cakrawala and p type character of single molecule diodes”.
    Scientific Reports.
    5: 8350. Bibcode:2015NatSR…5E8350Z. doi:10.1038/srep08350. PMC4322354alt=Dapat diakses gratis
    . PMID 25666850.





  24. ^

    IUPAC,
    Compendium of Chemical Terminology, 2nd ed. (the “Gold Book”) (1997). Online corrected version:  (2006–) “Spectroscopy”.

  25. ^


    Anderson JB (May 2004). “Comment on “An exact quantum Monte Carlo calculation of the helium-helium intermolecular potential” [J. Chem. Phys. 115, 4546 (2001)]”.
    J Chem Phys.
    120
    (20): 9886–7. Bibcode:2004JChPh.120.9886A. doi:10.1063/1.1704638. PMID 15268005.




Pranala luar

[sunting
|
sunting sumur]

  • Molecule of the Month – School of Chemistry, University of Bristol



Molekul Artinya Dalam Kamus Bahasa Indonesia

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Molekul#:~:text=Sebuah%20molekul%20adalah%20gugusan%20yang,saling%20berikatan%20melalui%20ikatan%20kimia.