Elektrolisis Zat Berikut Yang Menghasilkan Gas Hidrogen Di Anode Adalah

By | August 8, 2022



Soal – Pertanyaan Elektrolisis









       Soal 1

       Tuliskan Reaksi Elektrolisis
NaCl
larutan elektroda C







       Soal 2


       Tuliskan Reaksi Elektrolisis
larutan
H
2
SO
4

 elektroda C




   Cak bertanya 3

  Tuliskan Reaksi Elektrolisis
larutan
Na
2
SO
4
 elektroda C


  Soal 4

       Tuliskan Reaksi Elektrolisis lelehan KI
 elektroda C


           Soal 5

           Tuliskan Reaksi Elektrolisis
Lelehan MgCl
2 e
lektroda C

Tentang Pembahasan Pertanyaan Yang Lain Sbb:







       Tanya a





Tuliskan Reaksi Elektrolisis




Larutan CuSO4 dengan Katoda Fe dan anoda Cu





 Soal b

 Tuliskan Reaksi Elektrolisis
Larutan AgNO
3

dengan katoda Fe dan anoda Ag


           Pertanyaan c


           Tuliskan Reaksi Elektrolisis
Larutan Ki dengan elektroda Pt






           Soal d


          Tuliskan Reaksi Elektrolisis
Enceran Na
2
SO
4

dengan elektroda Alumunium






           Soal e


           Tuliskan Reaksi Elektrolisis



Larutan HCl dengan elektroda C


           Soal f




           Tuliskan Reaksi Elektrolisis
Larutan NaOH dengan elektroda Pt






           Soal g


           Tuliskan Reaksi Elektrolisis



Larutan KNO3 dengan elektroda Pt






           Pertanyaan h




           Tuliskan Reaksi Elektrolisis
 leburan NaCl dengan elektroda Pt









     Contoh Soal 3

     Hitunglah komposit galuh yang boleh dibebaskan oleh arus 10 A yang dialirkan

     selama 5      menit ke dalam larutan AgNO3  (Ar Ag = 108)


     Contoh Soal 4

     Alumunium diperoleh dari elektrolisis larutan Al2O3 . berapakah Alumunium

     yang dapat     diperoleh setiap jam jika digunakan 100 A.


     Acuan Tanya 5

     Sejumlah arus dapat mengendapkan 108 gram argentum dari hancuran AgNO3.

     Sekiranya rotasi nan proporsional dialirkan ke kerumahtanggaan NiSO4. Berapa gram nikel yang

     dapat diendapkan? ( Ar Ni = 59  Ag = 108 )


Contoh Pertanyaan 6

Pada elektrolisis CuSO4 dihasilkan 25,4 gram sedimen Cu sreg katoda. Berapa debit asap H2 sreg 0 C tekanan 1 atm, yang dibebaskan pada elektrolisis larutan H2SO4 encer dengan besaran arus yang setolok ( Ar S = 32  Cu 63,5  Udara murni = 16)


Pembahasan

Reaksi elektrolisis cairan H2SO4

Elektrolisis cair CuSO4 dengan elektroda C

Baca Juga :   Spy X Family Anime Sub Indo Otakudesu

H2SO4(aq)  →  Cu2+
(aq)  +  SO4
2-
(aq)


Contoh Tanya 7

Peredaran setrum 10 A dialirkan ke dalam hancuran CuSO4 selama 965 detik. Volume gas yang dihasilkan dianoda ( sreg 0 C 1 atm) adalah…..


Contoh Pertanyaan 8

Pada elektrolisis larutan PbSO4 dihasilkan gas oksigen di anoda. Jika gas oksigen yang dihasilkan 11,2 l ( dalam STP) maka jumlah arus yang dialirkan adalah….


Page 2

Elektrolisis memanfaatkan energi setrum buat menjalankan reaksi redoks yang tak spontan. Disini akan dibahas adapun pengertian elektrolisis, Simak sepenuhnya di asal ini


ELEKTROLISIS

A. Pengertian elektrolisis

Berlawanan dengan pembahasan sebelumnya elektrokimia/ sel volta, nan memanfaatkan reaksi redoks spontan kerjakan menghasilkan energi listrik, sekarang kita akan membahas elektrolisis, nan memanfaatkan energi listrik untuk menjalankan reaksi redoks yang tidak spontan. Rumah pasung elektrolisis merupakan perangkat yang digunakan dalam proses elektrolisis, yang terdiri atas sumber arus sehaluan serta elektrode positif dan negatif. Zat yang dielektrolisis merupakan elektrolit maujud larutan atau cairan (lelehan) zat sejati.ika satu cairan atau larutan elektrolit dialiri arus listrik searah melalui layon elektrode, ion-ion yang berada internal enceran alias hancuran tersebut akan bergerak cenderung elekrode nan muatannya berlawanan. Jadi,

Sel Elektrolisis yaitu sel yang menggunakan energi listrik untuk menghasilkan reaksi kimia nan tak spontan.

Elektrolisis plong lelehan NaCl

Gambar di atas menunjukan lelehan NaCl nan dielektrolisis dengan elektrode karbonium (grafit). Di dalam larutan terdapat beberapa spesi, antara lain ion Na+ dan ion Cl– semenjak ionisasi NaCl. Akibat pengaruh arus listrik searah yang dialirkan melangkahi batang elektrode, ion-ion Na+ mengalir ke tandingan subversif dan ion-ion Cl–mengalir ke kutub berupa. Kemudian, ion Cl– akan melepaskan elektronnya maupun mengalami oksidasi.

2Cl–(l) → Cl2(g) + 2e– ……… (oksidasi)

Selanjutnya, elektron yang dilepas maka dari itu Cl– tersebut akan berputar melalui penghantar berkiblat ke elektrode negatif, nan disekitarnya terdapat ion Na+.  Elektron tersebut ditangkap oleh ion Na+, sehingga terjadi reduksi.

2Na+(l) + 2e– → 2Na(l)  ……. (reduksi)

Jadi, sreg elektrolisis enceran NaCl terjadi reaksi:

Elektrode substansial    : 2Cl–(l) → Cl2(g) + 2e–

Elektrode merusak   : Na+(l) + e– → Na(l)

Reaksi elektrolisis : 2Cl–(l) + 2Na+(l) → Cl2(g) + 2Na(l)

Berdasarkan contoh di atas, boleh disimpulkan bahwa pada elektrolisis:

  1.     Dagi maujud yaitu anode dan rival positif terjadi reaksi oksidasi.
  2.     Kutub Negatif merupakan katode dan kutub negatif terjadi reaksi reduksi.

Jadi,plong elektrolisis lelehan NaCl tersebut, di anode dihasilkan gas Cl2 serta di katode dihasilkan lelehan Na.

Baca Juga :   Cara Memainkan Dan Cara Menghasilkan Bunyi Dari Angklung

Sebenarnya telah disinggung sebelumnya puas bui volta, ekuivalen seperti tangsi volta dimana anode majuh mengalami oksidasi, sedangkan katode selalu mengalami diskon. Untuk mempermudah bisa pakai akronim, Katode (K) mengalami Reduksi (R), disini setara-sekelas konsonan. Sementara itu Anode (A) mengalami Oksidasi (O), disini sama-setolok huruf vokal.

KRAO

Katode
Reduksi
A
node
Oksidasi

Nah,perbedaan dengan sel Volta adalah segel elektrodenya. Sekiranya di elektrolisis Katode muatannya subversif dan Anode muatannya positif.

KNAP

Katode
Tepi langit
egatif
Anode
P
ositif

B. Reaksi-reaksi nan terjadi pada penjara elektrolisis ditentukan oleh:

1. Ion-ion di sekitar elektrode

Pada anode, ion-ion di sekitar anode nan mempunyai Eolebih negatif yang akan mengalami oksidasi. Pada katode, ion-ion di sekitar katode yaang n kepunyaan Eo kian positif nan akan mengalami rabat.

Arketipe:

Lega elektrolisis larutan Capuk digunakan elektrode grafit. Spesi yang cak semau di dalamnya adalah ion K+ dan I– terbit hasil ionisaisi Borek dan juga ada H2O laksana pelarut (karena cairan). Maka itu karena elektrodenya grafit yang inert, elektrodenya tidak mengalami reaksi apapun. Di sekitar anode terwalak H2O(l) dan ion I– nan akan teroksidasi.

2H2O(l) → 4H+(aq) + O2(g) + 4e–     Eo= +1,23 V

2I–(aq)   → I2(g) + 2e–                           Eo= -0,54 V

Di sekitar katode terletak ion K+ dan H2O sehingga makin mudah mengalami reduksi adalah atom H pada H2O.

2H2O(l) + 2e— → H2(g) + 2OH–(aq)   Eo = -0,83 V

K+(aq) + e–       → K(s)                            Eo= -2,93 V

Jadi,lega elektrolisis larutan KI dengan elektrode grafit, reaksi yang terjadi adalah:

                       2KI(aq) → 2K+(aq) + 2I–(aq)

Anode (+) :  2I–(aq) → Cl2(g) + 2e–

Katode (-) : 2H2O(l) + 2e– → H2(g) + 2OH–(aq)

———————————————————————————–  +

Reaksi besaran : 2KI(aq) + 2H2O(l) → I2(g) + 2K+(aq) + 2OH–(aq)

Hasil elektrolisis hancuran Bab adalah tabun I2 di anode serta larutan KOH dan tabun H2 di katode.

Kalau di sekitar elektrode enggak perseptif (inert) hanya terdapat variasi zat atau ion, maka zat ataupun ion tersebut yang mengalami oksidasi alias reduksi.

Contoh:

Elektrolisis lelehan Gapura dengan elektrode grafit.

                      2KI(l) → 2K+(l) + 2I–(l)

Anode (+) : 2I–(l) → I2(g) + 2e–

Katode (-) : 2K+(l) + 2e– → 2K(l)

———————————————–  +

Reaksi total: 2KI(l) → 2K(l) + I2(g)

Hasil elektrolsis lelehan Bab dengan elektrode grafit adalah gas I2 di anode dan metal kalium cair di katode.


Baca Juga :



Mandu Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Cara Sepoteng Reaksi atau Ion Elektron

Baca Juga :   Contoh Form Bank Dalam Bahasa Inggris



Cara Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Kaidah Bilangan Oksidasi (Biloks)

2. Bahan elektrode

  •  Takdirnya bahan elektrode terbuat berbunga grafit (C) alias metal inert (misalnya Pt ataupun Au),elektrode tak mengalami oksidasi alias korting. Jadi nan mengalami oksidasi dan reduksi yaitu spesi-spesi yang ada di sekitar elektrode.
  • Jika elektrode (terutama anode) berasal darilogam aktif, anode tersebut yang akan mengalami oksidasi.

Model:

Kita bandingkan hasil elektrolisis enceran Na2SO4 dengan elektrode inert (misalnya grafit, C) dan dengan elektroda perseptif (misalnya Cu).

1. Reaksi elektrolisis larutan Na2SO4 melemah dengan elektrode plumbago

                    Na2SO4(aq) → 2Na+(aq) + SO42-(aq)

Anode (+) : 2H2O(l) → 4H+(aq) + O2(g) + 4e–

Katode (-) : 4H­2O(l) + 4e– → 2H2(g) + 4OH–(aq)

————————————————————————  +

Reaksi jumlah: 2H2O(l) → 2H2(g) + O2(g)

Hasil elektrolisisnya adalah gas oksigen di anode dan gas hidrogen di katode.

2. Reaksi elektrolisis cairan Na2SO4 dengan elektrode tembaga.

                     Na2SO4(aq) → 2Na+(aq) + SO42-(aq)

Anode (+) : 2Cu(s) → Cu2+(aq) + 4e–

Katode (-) : 4H2O(l) + 4e–→ 2H2(g) + 4OH–(aq)

Makanya karena anodenya dari Cu (anode reaktif), maka anode tersebut mengalami oksidasi dan akibatnya merupakan ion Cu2+ di anode dan gas hidrogen di katode.

OK itu konsep intinya, kalau ingin lebih ringkas bisa gunakan bagan berikut ini bikin memprediksi reaksi nan akan terjadi pada sel elektrolisis.

OK deh kita coba pada komplet soal elektrolisis :

Cermin tanya Elektrolisis

Tuliskan reaksi elektrolisis berikut!

  1.     Lelehan NaCl dengan elektrode Pt
  2.     Enceran BaSO4 dengan elektrode C
  3.     Larutan CuCl2 dengan elektrode Au

Penyelesaian;

1. NaCl(l) → Na+(l) + Cl–(l)

Katode (-) : Na+(l) + e–→ Na(l)            x2

Anode (+) ; 2Cl–(l) → Cl2(g) + 2e–        x1

——————————————————-  +

2Na+(l) + 2Cl–(l) → 2Na(l) + Cl2(g)

2NaCl(l) → 2Na(l) + Cl2(g)

2. BaSO4(aq) → Ba2+(aq) + SO42-(aq), jangan lupa ada air sebagai pelarutnya

Katode (-) : 2H2O(l) + 2e– → 2OH–(aq) + H2(g)     x2

Anode (+): 2H2O(l) → O2(g) + 4H+(aq) + 4e–         x1

———————————————————————  +

4H2O(l) + 2H2O(l) → 4OH–(aq) + 2H2(g) + O2(g) + 4H+(aq)

2H2O(l) → 2H2(g) + O2(g)

3. CuCl2(aq) → Cu2+(aq) + 2Cl–(aq)

Katode (-) : Cu2+(aq) + 2e– → Cu(s)

Anode (+): 2Cl–(aq) → Cl2(g) + 2e–

———————————————————– +

Cu2+(aq) + 2Cl–(aq) → Cu(s) + Cl2(g)

CuCl2(aq) → Cu(s) + Cl2(g)

Demikian pembahasan mengenai elektrolisis. Seandainya ada pemerolehan, saran, ataupun cak bertanya silahkan berkomentar ya. Mudah-mudahan berarti….

Video nan berhubungan

Elektrolisis Zat Berikut Yang Menghasilkan Gas Hidrogen Di Anode Adalah

Source: https://toptenid.com/reaksi-yang-terjadi-pada-anoda-dari-elektrolisis-larutan-na2so4-dengan-elektroda-c-adalah