Apa Yang Kamu Ketahui Tentang Akor Jelaskan

By | August 9, 2022

Apa Yang Kamu Ketahui Tentang Akor Jelaskan.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Akor C Mayor (C) pada mandolin (dengan tuning standar)

Akor
adalah kompilasi tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis.[1]
[2]
Akor boleh dimainkan secara kutung-kotok maupun secara bersamaan. Akor ini digunakan untuk mengiringi suatu lagu. Ideal instrumen musik lainnya yang bisa memainkan akor adalah gitar (akustik dan listrik), perangkat,
electone. Akor yang memiliki nama berbeda namun bila dimainkan bersuara sama disebut
Akor Enharmonis. Contohnya: akor Cb (Ces mayor) dengan B (B mayor).

Album

[sunting
|
sunting sumber]

Nada mengenal notasi sejak tahun 590 yang ditemukan oleh Paus Agung Gregori. Notasi ini disebut Notasi Gregorian. Cuma disempurnakan selingkung tahun 950 dengan dikenalnya Notasi Balok. Sreg awalnya tahun 1600-1750 (Era Barok) orang mengenal nada polifoni dengan ilmu kontrapung, faktual melodi tidak nan saling bertentangan. Bau kencur tahun 1725 orang mengenal akor dalam musik homofoni, Remeau batik buku
Traite d’Harmonie
tahun
1722. Pada awalnya akor disusun dengan tiga nada, kemudian dibalikkan, substansial mayor, minor, aughmented, diminished, dan seterusnya ditambah nada septim, sixth, dst.. Mulai musim 1750 di Era Klasik akor juga berkembang sampai saat ini pada era blues (1870), jazz (1920), pop dan rock (1955), dll. yang mengenal akor ninth, eleventh, thirdteenth, dst.

Baca Juga :   The Witch Part 1 the Subversion Sub Indo

Diversifikasi

[sunting
|
sunting sendang]

Akor mayor

[sunting
|
sunting sumber]

Akor mayor
adalah akor yang pause antara nadanya 2 – 1
1/2

Contoh akor mayor:

Akor C = C – E – G

Akor mayor lagi boleh dibilang dalam bahasa poin 1-3-5 dalam jenjang irama diatonik mayor

Akor minor

[sunting
|
sunting perigi]

Akor minor
ialah akor yang interval antara nadanya 1
1/2
– 2.

Contoh akor minor:

Akor Cm = C – Es – G

Akor minor kembali dapat dibilang kerumahtanggaan bahasa ponten 1-3-5 internal tangga musik diatonik mayor, cuma musik ke-3 anjlok
1/2
laras.

Akor Augmented

[sunting
|
sunting sumber]

Akor augmented
yaitu akor yang interval antara nadanya 2 – 2.

Abstrak akor augmented:

Akor Caug
/ C+
= C – E – Gis

Akor augmented juga bisa dibilang dalam bahasa angka 1-3-5 intern tangga nada diatonik mayor, doang irama ke-5 naik
1/2
laras

Akor Diminished

[sunting
|
sunting sumber]

Akor diminis adalah akor yang interval antar nadanya ialah 1
1/2
– 1
1/2.

Contoh akor diminished:

Akor Cinci
= C – Es – Ges

Akor diminished sekali lagi bisa dibilang internal bahasa angka 1-3-5 dalam tahapan musik diatonik mayor, doang nada ke-3 dan ke-5 jebluk
1/2
laras.

Bacaan terkait

[sunting
|
sunting sumber]

  • Grout, Donald Jay (1960).
    A History Of Western Music. Norton Publishing.
  • Dahlhaus, Carl. Gjerdingen, Robert Udara murni. trans. (1990).
    Studies in the Origin of Harmonic Tonality, p. 67. Princeton University Press. ISBN 0-691-09135-8.
  • Goldman (1965). Cited in Nattiez (1990).
  • Jones, George Falak. (1994). HarperCollins
    College Outline Music Theory. ISBN 0-06-467168-2.
  • Nattiez, Jean-Jacques (1990).
    Music and Discourse: Toward a Semiology of Music
    (Musicologie générale et sémiologue, 1987). Translated by Carolyn Abbate (1990). ISBN 0-691-02714-5.
  • Norman Monath, Norman (1984).
    How To Play Popular Piano In 10 Easy Lessons. Fireside Books. ISBN 0-671-53067-4.
  • Stanley Sadie and John Tyrrell, eds. (2001).
    The New Grove Dictionary of Music and Musicians. ISBN 1-56159-239-0.
  • Surmani, Andrew (2004).
    Essentials of Music Theory: A Complete Self-Study Course for All Musicians. ISBN 0-7390-3635-1.
  • Benward, Bruce & Saker, Marilyn (2002).
    Music in Theory and Practice, Volumes I & II
    (7th ed.). New York: McGraw Hill. ISBN 0-07-294262-2.
  • Mailman, Joshua B. (2015). “Schoenberg’s Chordal Experimentalism Revealed Through Representational Hierarchy Association (RHA), Contour Motives, and Binary State Switching”
    (PDF).
    Music Theory Spectrum.
    37
    (2): 224–252.



  • Persichetti, Vincent (1961).
    Twentieth-century Harmony: Creative Aspects and Practice. New York: W. W. Norton. ISBN 0-393-09539-8. OCLC 398434.



  • Schejtman, Rod (2008).
    Music Fundamentals. The Piano Encyclopedia. ISBN 978-987-25216-2-2.



Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    Benward & Saker (2003).
    Music: In Theory and Practice, Vol. I, p. 67&359. Seventh Edition. ISBN 978-0-07-294262-0.

  2. ^


    Károlyi, Otto (1965).
    Introducing Music. Penguin Books. hlm. 63.




Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]


  • Media tercalit Akor di Wikimedia Commons
Baca Juga :   Biloks Si Dalam Senyawa H2sio3 Adalah



Apa Yang Kamu Ketahui Tentang Akor Jelaskan

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Akor#:~:text=Akor%20adalah%20kumpulan%20tiga%20nada,listrik)%2C%20organ%2C%20electone.